Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Perkuat Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Anak Berkebutuhan Khusus

webinar
Bali Tribune / Webinar Kespro seri anak dan remaja Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali “Memahami, Mendampingi, Melindungi: Strategi Komunikasi Kesehatan Reproduksi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)”, Selasa (23/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas melalui penyelenggaraan Webinar Kesehatan Reproduksi (Kespro) seri anak dan remaja bertema “Memahami, Mendampingi, Melindungi: Strategi Komunikasi Kesehatan Reproduksi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)” pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini diikuti oleh guru, orang tua, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak yang peduli terhadap tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. 

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS menegaskan bahwa setiap anak, termasuk ABK, memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi kesehatan reproduksi yang benar, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangannya. 

"Pendidikan kesehatan reproduksi bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana perlindungan agar anak mampu mengenali batasan tubuh, memahami konsep persetujuan (consent), serta berani meminta pertolongan ketika menghadapi situasi yang membahayakan. Keluarga dan sekolah untuk membangun komunikasi yang terbuka dan inklusif demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas," ungkapnya.

Webinar ini menghadirkan Psikolog Pradnyagama, Deandra Kusuma, M.Psi., Psikolog, yang menyampaikan materi “Strategi Komunikasi Kesehatan Reproduksi dengan Tahapan Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus.” Dalam paparannya, Deandra menjelaskan pentingnya memberikan edukasi kesehatan reproduksi sejak dini sesuai tahapan perkembangan anak. Ia menekankan bahwa ABK mengalami proses pubertas dan perkembangan seksual yang sama seperti anak lainnya, sehingga memerlukan pendampingan yang tepat dalam mengenal tubuh, memahami batasan pribadi, menjaga diri dari kekerasan seksual, hingga membangun keterampilan sosial yang sehat. 

Sementara itu, Guru SLB Pradnyagama, Ni Putu Dita Nopialestari, S.Ag., membawakan materi “Praktik Pembelajaran Kesehatan Reproduksi yang Efektif dan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus.” Ia berbagi pengalaman mengenai berbagai metode pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah, mulai dari penggunaan media visual, cerita sosial, gambar nyata, hingga pendekatan praktik langsung yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing anak. Dita menekankan bahwa pembelajaran kesehatan reproduksi bagi ABK harus berfokus pada kemandirian, perlindungan diri, dan pembiasaan perilaku positif yang dilakukan secara berulang melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga. 

Hasil dari kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi yang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Guru dan orang tua dibekali strategi komunikasi yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak serta berbagai metode pembelajaran yang praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui diskusi interaktif dan berbagi praktik baik dari para narasumber, peserta semakin menyadari bahwa edukasi kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari upaya perlindungan anak.

"Melalui webinar ini, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali berharap semakin banyak guru dan orang tua yang memiliki pemahaman serta keterampilan dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus menghadapi masa tumbuh kembangnya. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam membangun keluarga berkualitas dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta inklusif, sehingga setiap anak dapat tumbuh dengan percaya diri, terlindungi, dan mampu meraih masa depan terbaiknya," harap Sukardiasih.

wartawan
RAY
Category

Starlight Bar Bresela Diobok-obok Polres Gianyar, 28 Orang Jalani Tes urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya di perkotaan dan pesisir, tempat hiburan malam di pelosok pun tak luput dari razia. Rabu (21/10/2026) dinihari, Polres Gianyar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) sasar  tempat hiburan malam Starlight Bar dan Karaoke di Jalan Raya Banjar Bresela, Desa Bresela, Payangan. Sebanyak 28 orang menjalani tes urine.

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Penerapan Sanksi bagi ASN Bermasalah, Dewan Minta Jangan Ada Tebang Pilih

balitribune.co.id | Bangli - Kasus seorang PNS di  Pemkab Bangli yang tercatat tidak masuk kerja selama 72 hari  terancam dikenakan sanksi  turun jabatan. Realita  ini mendapat tanggapan dari kalangan DPRD Bangli. Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengapresiasi apa yang telah dilakukan tim penegak disiplin dengan memberikan sanksi  tegas terhadap PNS tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Desak Pemutakhiran Data Desil, Cegah Bansos Salah Sasaran

balitribune.co.id | Singaraja - Ketepatan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng bergantung pada validitas data kesejahteraan masyarakat. DPRD Buleleng pun mendorong pemutakhiran data desil secara berkala agar penetapan penerima bantuan sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan warga yang sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Sertijab Kapolsek Ubud dan Tegallalang, Kapolres Gianyar Tekankan Profesionalisme

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar menggelar serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Ubud dan Kapolsek Tegallalang di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Rabu (21/10/2026) pukul 08.00 Wita. Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk memimpin langsung upacara tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Tak Setuju PDAM Bangli Layangkan Somasi

balitribune.co.id | Bangli - Adanya rencana Direktur Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli melayangkan somasi kepada seorang pelanggan yang menyampaikan keluhan melalui media sosial mendapat tanggapan kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Kabupaten Bangli I Made Sudiasa dengan terang-terangan menyatakan tidak setuju apabila somasi menjadi langkah utama dalam menyikapi kritik masyarakat terhadap pelayanan PDAM Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.