Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Bertumbangan, Layanan TRC BPBD diacungi Jempol

Bali Tribune

balitribune.co.id | Gianyar - Pekan pertama di awal tahun 2020, puluhan pohon bertumbangan, menyusul guyuran  hujan disertai angin kencang. Jajaran Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar Gianyar pun mendapat acungan jempol warga atas pelayanan yang cepat dan profesional. Namun,  Kepala BPBD Gianyar,  AA Oka Digjaya menegaskan, jajarannya  terus dipacu untuk lebih tanguh lagi, pengingat situasi sekarang baru permulaan musim hujan.

Ditemui saat memantau evakuasi pohon blayuir yang memimpa rumah warga di Desa Buruan,  Minggu (5/1) kemarin menyebutkan hujan  yang paling akstrim pekan ini terjadi pada hari Sabtu (4/1) dengan laporan pohon tumbang terbanyak dan terdapat kabel PLN terputus. Namun, hujan yang terus menyambung juga masih menimbulkan bencana pohon tumbang hingga Minggu (5/1). “Hari minggu ini, kami menerima dua laporan bencana. Pohon tumbang menimpa rumah bapak Nyoman Sukadana di Desa Buruan, Blahbatuh dan  Pohon  Bambu tumbang melintangi jalan di Jembatan Jagaraga, Batuan, Sukawati,” ungkapnya.

Sebelumnya,  Sabtu sore terjadi  pohon tumbang jenis lantoro dan albesia di By Pass Dharmagiri, Buruan. Di Desa Keramas juga tumbang pohon jati menimpa rumah warga yang kerugiannya diperkirakan Rp 15 juta. Di Jalan Cucukan juga pohon kelapa tumbang menghalangi akses jalan. Di Desa Sayan, Ubud pohon Blalu tumbang menimpa sebuah villa yang kerugiannya diperkirakan Rp 10 juta. Pohon bambu juga tumbang di Banjar Pujung, Desa Sebatu Tegalalang dan sempat menutup akses jalan, namun berkat penanganan TRC BPBD Gianyar dan komponen masyarakat, akses jalan kembali lancar.  “Ada delapan kejadian pohon tumbang yang masuk dan mendapat penangan TRC BPBD Gianyar, semuanya tertangani dengan baik,” jelas Oka Digjaya. Sedangkan di beberapa titik terdapat pohon tumbang, namun sudah ditangani warga secara mandiri.

Oka Digjaya menyebutkan TRC BPBD siap 24 jam melayani dan menerima pengaduan bencana. Begitu mendapat laporan TRC langsung ke TKP, asalkan laporannya lengkap, maka di lokasi langsung action. Laporan lengkap yang dimaksud, warga harus melapor jenis bencana dengan baik, apakah pohon tumbang, lonsor atau  bencana apa, sehingga TRC terjun langsung dengan peralatan. Dikatakannya lagi, TRC BPBD Gianyar sudah terlatih melakukan penanganan bencana. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.