Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Positioning TNI

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Gelombang reformasi menyapu hampir semua anasir Orde Baru, termasuk yang berhubungan dengan posisi TNI dan Polri yang ketika itu masih menyatu dalam satu wadah: Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Melalui instruksi Presiden Nomor 2/1999, Presiden Habibie yang ketika itu baru setahun mengambil kendali kepemimpinan negara dari Soeharto, mengumumkan pemisahan institusi Polri dari ABRI antara lain untuk melucuti budaya militer dalam tubuh Polri sekaligus mempertegas tugas-tugas menyelenggarakan ketertiban umum dan penegakan hukum. Sebaliknya, TNI dikokohkan sebagai kekuatan pertahanan negara secara konsisten, sekaligus mencabut peran sosial politik yang dikemas dengan nama dwifungsi ABRI. Bersamaan dengan itu, namenclatur ABRI pun ditiadakan dari sistem ketatanegaraan kita. Upacara pemisahan Polri dari ABRI dilakukan pada 1 April 1999 di Lapangan Mabes ABRI Cilangkap, Jakarta Timur. Upacara bersejarah itu ditandai penyerahan Panji Tribata Polri dari Kasum ABRI Letjen TNI Sugiono kepada Sekjen Dephankam Letjen TNI Fachrul Razi. Panji itu kemudian diberikan kepada Kapolri, ketika itu, dijabat Jenderal Pol Roesmanhadi. Tanggal 5 Oktober kemarin, adalah momentum tepat menengok sejarah ABRI, keluarnya Polri dari ABRI, sekaligus menegaskan positioning TNI sebagai kekuatan pertahanan. Bahwa pada masa Demokrasi Terpimpin hingga masa Orba, TNI pernah digabung dengan Polri dan disebut ABRI. Ketika itu, dalam wadah ABRI, Polri pun mendapat sentuhan pembinaan militer sehingga acapkali tampil kurang efektif dalam tugas-tugas yang menuntut performa Polri yang lebih soft. Sejak bergulirnya reformasi di segala bidang  tahun 1998, terjadi banyak perubahan besar seiring jatuhnya pemerintahan Orba yang kemudian diganti pemerintahan reformasi di bawah pimpinan B.J Habibie. Habibie memegang kendali kekuasaan di tengah maraknya berbagai tuntutan masyarakat agar menuntaskan program reformasi. Setelah perdebatan sengit di perleman tentang posisi Polri dan TNI yang oleh banyak pihak tidak tepat, maka lahirlah tuntutan agar Polri dipisahkan dari ABRI. Harapan, agar Polri menjadi lembaga  profesional dan mandiri, jauh dari intervensi pihak lain dalam penegakkan hukum. Riak dan silang pendapat ini berakhir dengan terbitnya instruksi Presiden No. 2/1999 sebagaimana disinggung di atas. Bagaimana dengan sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sendiri, yang pada 5 Oktober 2018 ini telah berusia 73 tahun? TNI awalnya bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang dibentuk pada 23 Agustus 1945. Namun pada 5 Oktober 1945, namanya diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), di mana sebagian anggotanya merupakan orang-orang yang dulunya bergabung dengan PETA. Perubahan nama dari BKR menjadi TKR inilah yang di kemudian hari, diperingati sebagai hari lahir TNI. Nama TKR kemudian diubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), untuk menyesuaikan dengan dasar militer internasional. Namun, perubahan nama angkatan perang RI ini belum berhenti sampai di situ. Seperti dikutip dari TNI.mil.id, pada tanggal 3 Juni 1947, Presiden Soekarno mengubah nama TRI menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang terus di gunakan hingga hari ini. TNI  merupakan gabungan dari TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat. Jenderal Soedirman ditunjuk sebagai Panglima Besar pertama TNI. Pada masa-masa awal kemerdekaan, TNI berperan penting dalam menumpas berbagai pemberontakan yang terjadi di Indonesia. Tugas pokok TNI menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.  Dengan tugas pokok ini, TNI diharapkan menjadi pelindung dan pencipta rasa aman masyarakat, terurama dalam hubungan dengan potensi gangguan ideologi lain seperti komunis yang pernah  tiga kali mendangi pemberontakan gagal, gangguan kejahatan bersenjata dan infiltrasi militer negara lain yang sengaja membonceng masuknya tenaga kerja asing, kamuflase sebagai wisatawan dan kejahatan teroris. Tampaknya, TNI sudah menunjukan komitmen dan melaksanakan fungsi-fingsi itu secara konsisten. Terbukti dengan semakin besarnya kecintaan rakyat kepada TNI. Hasil riset menunjukan, reformasi TNI berhasil dengan baik dan positioning TNI kian kuat. Kita banggga memiliki TNI yang solid dan dicintai rakyat. Untuk dan dalam rangka itulah TNI ada. 

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait PWA, Dewan Bali Minta Pemerintah Provinsi Bali Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing (PWA) yang datang ke Bali untuk tujuan wisata sebesar Rp 150 ribu sejak 14 Februari 2024 lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali untuk terbuka terhadap PWA tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Bali Tegaskan Kenaikan UMP Harus Selaras dengan Keterjangkauan Kebutuhan Pokok

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali tidak hanya mendorong kenaikan upah minimum provinsi (UMP) bagi pekerja di Pulau Dewata pada tahun 2027. Dewan Bali pun meminta Pemerintah Provinsi Bali untuk mengawasi harga pangan supaya tidak mengalami kenaikan seiring kenaikan UMP untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hipnotis Warga Buleleng, WNA Asal Iran Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Singaraja - Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polres Buleleng menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial MS (54) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. MS ditangkap atas dugaan pencurian uang senilai Rp13,4 juta milik warga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, dengan modus hipnotis atau pengalihan perhatian.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Guru Pandu Hadiri Puncak Pujawali Anggara Kasih Prangbakat Pura Hyang Haluh Prajapati Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu), didampingi Ny. Anggreni Lagosa, menghadiri Upacara Dewa Yadnya Puncak Pujawali Piodalan Pura Hyang Haluh Prajapati Besakih pada Selasa (15/9/2026). Kehadiran Wabup Karangasem dalam persembahyangan bersama ini sekaligus mewakili Gubernur Bali, I Wayan Koster, melalui koordinasi Biro Kesra Setda Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.