Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prasyarat Utama Menuju Haluan Pembangunan 100 Tahun Yang Implementatif

Umar Ibnu AlKhatab
Bali Tribune / Umar Ibnu AlKhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Pada tanggal 22 Desember 2025 yang lalu, Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), secara resmi merilis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Gedung Ksirarnawa Denpasar, haluan tersebut dimaksudkan sebagai blue print pembangunan Bali 100 tahun ke depan, artinya pembangunan Bali seratus tahun ke depan harus merujuk kepada isi dokumen tersebut, dan inilah satu-satunya dokumen yang pernah dilahirkan oleh seorang gubernur dalam sejarah politik nasional maupun lokal, tentunya hal ini akan menjadi catatan bersejarah bagi Provinsi Bali karena memiliki haluan pembangunan yang komprehensif, dan tentu saja sangat bersejarah juga bagi Pak Koster karena beliau adalah master mind dari lahirnya haluan tersebut, tetapi pertanyaan kita adalah bagaimana agar dokumen yang sangat detail dan komprehensif tersebut bisa Implementatif pada masa-masa yang akan datang, ini merupakan pertanyaan yang patut diajukan karena bagaimanapun bagusnya sebuah pemikiran jika tanpa dibuktikan dengan konkretisasi dari pemikiran tersebut akan menjadi sebuah pemikiran yang tidak membumi, dalam konteks ini, kita perlu mengajukan beberapa prasyarat agar haluan tersebut bisa diimplementasikan atau menjadi rujukan pembangunan dari waktu ke waktu.

Pertama-tama tentu saja isi dokumen tersebut harus selalu disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat secara masif, terstruktur, dan sistematis, semua sumberdaya yang ada harus digerakkan, mulai dari perangkat birokrasi, kalangan dunia pendidikan, elemen organisasi sosial dan keagamaan, hingga jaringan partai politik dan media massa, apalagi Pak Koster sendiri memiliki struktur partai yang kuat dan solid mulai dari tingkat daerah sampai ke anak cabang, sumber daya yang banyak ini jika digerakkan secara massif akan membuat isi dokumen itu bisa ditangkap dan diserap oleh publik, terutama oleh generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin di setiap level, baik di level lembaga-lembaga formal maupun di level informal, dan sosialisasi yang kita maksud sudah dimulai oleh Pak Koster sendiri, setidak-tidaknya beliau sudah mempresentasikannya di lembaga DPRD, rapat koordinasi dengan semua stakeholder di Bali, forum-forum perguruan tinggi, organisasi-organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, dan lain sebagainya, terakhir  beliau bicara di hadapan para awak media saat silaturahmi dengan insan pers se-Bali pada hari Minggu tanggal 4 Januari 2026, dalam kesempatan itu beliau menegaskan bahwa haluan pembangunan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan demi masa depan Bali.

Kedua, isi dokumen tersebut perlu diformulasikan menjadi bahan ajar untuk muatan lokal di sekolah-sekolah tingkat menengah atas, dan bila perlu didorong menjadi salah satu mata kuliah wajib atau pilihan di perguruan-perguruan tinggi di Bali, dengan formulasi demikian, maka dokumen 100 tahun itu menjadi diskursus ilmiah di lingkungan pendidikan dan akan menjadi bahan bacaan yang wajib dimiliki oleh kalangan pendidikan, dus akan menjadi sarana internalisasi yang efektif dan sistematis, bagaimana pun, proses internalisasi yang sistematis ini sangat dibutuhkan mengingat daya jangkau dokumen ini sangat panjang, melewati beberapa generasi, karenanya pewarisan atau internalisasi ini harus berkelanjutan, apalagi Pak Koster sendiri telah menegaskan bahwa dokumen ini dibuat menjaga Bali di masa depan, dan jika semua yang diimpikan itu berjalan dengan baik, Bali akan tumbuh kuat, mengikuti dinamika lokal, nasional, dan global, tetapi tetap berakar pada budaya dan tradisinya, tentu saja impian dan harapan Pak Koster ini membutuhkan internalisasi yang sistematis demi menjamin bahwa dokumen itu memiliki kerangka ilmiahnya dan karena itu memiliki sumber pengetahuan yang koheren dan logis, bahwa dokumen 100 ini adalah sistem pengetahuan di mana kebenaran yang dikandungnya adalah ide yang bergantung pada hubungannya dengan ide-ide lain dalam sistem pengetahuan yang sama, kita sangat yakin bahwa Pak Koster mendasarkan idenya pada ide-ide yang telah lama mengakar dan tumbuh di tanah Bali, dan itu ide-ide itu ua yakini telah menjamin keutuhan dan kemajuan Bali saat ini, dalam konteks ini, menjadikan dokumen ini sebagai bahan ajar akan menjadi piranti yang efisien memperlihatkan bahwa ide-ide yang termuat dalam dokumen itu koheren dan logis sehingga internalisasi yang dilakukan akan berhasil dengan baik.

Terakhir, pelaksanaan atas dokumen ini membutuhkan komitmen dan struktur yang kuat dan berkesinambungan, komitmen sudah ditegaskan dalam prosesi Pasupati yang dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih pada Saniscara Paing Langkir, Sabtu 19 Agustus 2023 dan kemudian prosesi Matur Piuning pada pura yang sama pada hari Rabu tanggal 24 Desember 2026, prosesi menggambarkan betapa seriusnya haluan ini untuk menjaga Bali di masa depan, tetapi kesiapan moral itu harus ditopang oleh struktur yang kuat dan berkesinambungan, dan kita yakin bahwa struktur itu telah telah berjalan dan sedang disiapkan untuk menyambut tongkat estafet yang dibawa oleh struktur yang sekarang, dan dalam kerangka itu Pak Koster tentu telah memikirkan secara matang bagaimana kesinambungan struktur itu disiapkan, artinya, kondisi-kondisi yang diperlukan (neccesery condition) untuk konkretisasi haluan 100 tahun sudah tersedia dengan baik dan sedang berada di bawah kendali Pak Koster, di tambah dengan kondisi-kondisi yang cukup ada (sufficient conditions) berupa prasyarat utama yang telah digambarkan di atas, tentu tidak sulit untuk menyambungkan tongkat estafet kepada generasi yang akan datang, dalam konteks ini Pak Koster harus bekerja keras untuk menjamin bahwa setelah eranya berakhir akan dilanjutkan oleh mereka yang sejalan dengan ikhtiar yang lakukan yakni pelaksanaan secara konsisten dan bertanggungjawab atas isi dokumen haluan setatus tahun tersebut, tanpa mereka yang punya ikhtiar yang sama, maka dokumen tersebut akan menjadi dokumen yang pasif.

Akhirnya, kita berharap pelaksanaan dokumen haluan 100 tahun akan berjalan sesuai dengan rencana, memang, banyak pihak yang meragukan apakah dokumen tersebut akan menjadi rujukan pemimpin setelah Pak Koster, tetapi keraguan tersbut bisa ditepis dengan sosialisasi yang masif, internalisasi yang sistematif, dan struktur-struktur kekuasaan lokal diikat secara moral, jika kesemua prasyarat itu disiapkan dengan baik, maka mimpi dan ikhtiar besar Pak Koster untuk melihat konkretisasi dan objektivifikasi isi haluan 100 tahun Bali Era Baru in syaa Allah akan beliau lihat dan rasakan di waktu-waktu yang akan datang, wallahu a'alamu bish-shawab.

Tabanan, 15 Januari 2026.

wartawan
RED
Category

Libatkan Ribuan Seniman, Wamen Giring Nidji Dijadwalkan Buka  Festival Seni Budaya Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Festival Seni dan Budaya Badung yang melibatkan ribuan seniman Gumi Keris siap digelar, Rabu (4/11/2026). Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha atau yang dikenal sebagai Giring Nidji, dijadwalkan hadir sekaligus membuka perhelatan festival seni dan budaya tersebut.

Rencana kehadiran Giring Nidji itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana.

Baca Selengkapnya icon click

Prestasi Melejit, Bonus Atlet Porjar Badung Terjepit

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menyoroti mandeknya pencairan bonus bagi ratusan atlet pelajar peraih medali dalam Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026. Meski kompetisi telah usai sejak Juni lalu, para pahlawan olahraga Gumi Keris tersebut hingga kini belum menerima hak atas janji bonus apresiasi prestasi senilai Rp4,5 juta hingga Rp7 juta per orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selamat! Ini 3 Pemenang Regional Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Asal Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali resmi mengumumkan tiga pemenang seleksi regional Guru Inspiratif Astra Honda 2026 melalui akun media sosial Honda Fans Bali, Selasa (3/11/2026). Dua pendidik terbaik di antaranya dipastikan melenggang mewakili Provinsi Bali untuk berlaga di tingkat nasional.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Proyek RKB 15 Sekolah Telan Anggaran Rp98,6 M

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mulai merealisasikan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di sejumlah sekolah dasar (SD) pada 2026. Dari total 15 sekolah yang masuk dalam rencana pembangunan, pengerjaan fisik di empat sekolah telah dimulai. 

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tuan Rumah, BINUS Hadirkan 1.500 Delegasi Pendidikan Tinggi ke Bali

balitribune.co.id | Mangupura - BINUS University menjadi tuan rumah QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, forum pendidikan tinggi internasional yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds di Bali International Convention Centre, Badung pada 3–5 November 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Denpasar Tinjau Proyek RKB di Tiga SD

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga Sekolah Dasar (SD) yang merupakan bagian dari proyek fisik strategis Kota Denpasar dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.