Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Promo Tanggal Kembar Dimanfaatkan untuk Memenuhi Berbagai Kebutuhan

brand
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Promo tanggal kembar, seperti 10.10, 11.11 hingga 12.12, sering menjadi momen yang ditunggu untuk mendapatkan berbagai barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau. Namun, tanpa perencanaan, promo justru bisa membuat pengeluaran membengkak karena membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. 

Salah satu strategi yang bisa dicoba adalah “Stok Dapur Tiga Bulan”, yaitu membeli kebutuhan rumah tangga yang rutin digunakan dan tahan lama dalam jumlah cukup untuk beberapa bulan ke depan. Dengan memanfaatkan momen promo, bisa membeli barang kebutuhan yang memang sudah direncanakan, bukan sekadar diskon. 

Berdasarkan data salah satu bank digital, peningkatan transaksi sebanyak 12% terjadi selama periode promo tanggal kembar dibandingkan periode normal. Hal ini menunjukkan bahwa promo tanggal kembar menjadi salah satu momen yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan. 

"Agar promo tetap optimal, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk membeli kebutuhan rutin yang memang sudah direncanakan. Prioritaskan kebutuhan yang tahan lama dan rutin digunakan, seperti beras, minyak, bumbu dapur, sabun, sampo, detergen, pasta gigi, dan skin care. Sebaliknya, hindari menyetok makanan segar, produk yang belum pernah dicoba, atau barang yang dibeli karena sedang tren,” ungkap Michael Hartawan, Head of Retail Banking Brand & Marketing bank digital dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. 

Michael mengungkapkan terdapat empat langkah belanja promo agar tetap hemat. Diantaranya, pertama, cek stok di rumah. Menurutnya, sebelum promo, cek persediaan dan hitung rata-rata pemakaian setiap bulan. Jika satu kilogram detergen habis dalam sebulan, misalnya, kebutuhan untuk tiga bulan berarti sekitar tiga kilogram. 

Kedua, riset harga normal. Dalam hal ini, kata dia jangan hanya melihat besarnya persentase diskon. Pantau harga produk sejak beberapa waktu sebelum promo untuk memastikan harga yang ditawarkan memang memberikan penghematan. 

Ketiga, manfaatkan voucher dengan bijak. Ia menjelaskan, manfaatkan promo yang tersedia, mulai dari voucher, cashback, promo bank, hingga gratis ongkir jika tersedia. Namun, tetap perhatikan total harga akhir agar tidak membeli barang tambahan hanya demi mengejar promo. 

Keempat, bandingkan ukuran dan bundling.  Ia memaparkan, dalam hal ini untuk produk yang memang rutin digunakan, bandingkan harga per gram, liter, atau unit. Kemasan besar atau bundling bisa menjadi pilihan selama jumlahnya sesuai kebutuhan. 

Namun, lanjut Michael, belanja untuk kebutuhan beberapa bulan sekaligus membutuhkan dana lebih besar di awal. Karena itu, menyiapkan anggaran khusus dapat membantu agar pengeluaran promo tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. 

Ia menambahkan bahwa salah satu cara mengaturnya dengan memisahkan anggaran berdasarkan tujuan. "Sehingga kita bisa mengetahui berapa dana yang memang dialokasikan untuk belanja dan tetap menjaga pengeluaran lainnya. Melalui aplikasi bank, pengguna dapat memanfaatkan fitur Kantong untuk memisahkan dana berdasarkan kebutuhan atau tujuan tersebut," ujar Michael.

Ia mengatakan, fitur Kantong sangat bermanfaat guna menyiapkan dana untuk pengeluaran yang sudah bisa diprediksi, termasuk promo tanggal kembar. Kalau memang sudah mengincar promo 10.10, 11.11 atau 12.12, dananya bisa disiapkan dari beberapa bulan sebelumnya. "Jadi, ketika promonya datang, kita sudah siap dan tidak perlu mengganggu dana untuk kebutuhan lainnya. Saat berbelanja, nasabah juga dapat mengatur limit dan penggunaan transaksi kartu sesuai kebutuhan, sehingga promo tetap bisa dimanfaatkan dengan lebih hemat sekaligus menjaga anggaran dan keamanan transaksi tetap terkontrol,” tutupnya.

wartawan
YUE
Category

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Cari Titik Temu Tarif SJUT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma membuka ruang pembahasan ulang terkait tarif Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Langkah ini diambil setelah para operator provider keberatan dan menilai tarif yang ditetapkan dalam regulasi terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Nusa Penida Keluhkan Pemadaman Listrik Massal

balitribune.co.id | Semarapura - Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi secara massal di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., M.H., bersama anggota melaksanakan sambang dan koordinasi ke PLTD Nusa Penida, Selasa (6/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sambangi SMAN 1 Gianyar, Kapolres Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

balitribune.co.id | Gianyar - Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., menyambangi SMA Negeri 1 Gianyar, Rabu (7/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi kepada 144 siswa kelas X terkait kenakalan remaja, keselamatan berlalu lintas, bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bertahun-tahun Dua Mobil Penyedot Tinja di Bangli Menganggur

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah pusat lewat dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2019 memberikan bantuan dua unit mobil penyedot tinja kepada Pemkab Bangli. Namun sayang mobil tersebut belum sekalipun sempat dioperasikan. Informasi kedua mobil penyedot tinja tidak pernah beroperasi sejak pengadaan. Mobil tersebut kini  menganggur  di Workshop di Desa Kayubihi Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

WNA Inggris Temukan Ketut Selamat Tewas Tertindih Sepeda Motor

balitribune.co.id | Bangli - Nasib naas dialami I Ketut Selamat (49), pasalnya pria asal Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani ini ditemukan  meninggal dunia dengan posisi tertindih sepeda motor di jalan Perkebunan menuju pondokan  Dadem, Desa Sukawana, Kintamani pada Selasa (6/10/2026) sekira pukul 14.00 wita. Polisi telah melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.