Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PS Badung Waspadai Jawa dan Sumatera

PS Badung saat meladeni Persewangi.

BALI TRIBUNE - Kemenangan 2-0 atas Persewangi menasbihkan PS Badung menjadi juara Grup 7 Liga 3 Nasional. Meski sebenarnya pertandingan Rabu lalu itu tak merubah apapun karena kedua tim sudah lolos ke babak 32 besar, namun bagi PS Badung, dari pertandingan itu pula tim pelatih menemukan evaluasi baru yang disiapkan menuju fase berikutnya.

Nah, setelah ini siapa yang akan menjadi lawan PS Badung masih menjadi teka teki mengingat kontestan 32 besar itu belum terkumpul semuanya, mengingat ada beberapa regional yang belum menasbihkan juara.

Namun, yang namanya kompetisi, sudah tentu ada sesuatu yang harus direncanakan dan dicermati secara detil, terutama soal rival.

Pelatih kepala Laskar Keris Badung, AAK Bramastra mengatakan, PS Badung wajib mewaspadai lawan dari tim-tim Pulau Jawa serta Sumatera yang diakui sebagai kiblatnya sepakbola di Indonesia.

"Dua pulau itu memang menjadi 'sarangnya' tim-tim dengan kualitas bagus. Tapi, kami siap saja kok siapapun lawan yang akan kami hadapi di babak 32 besar nanti," ujar pria yang akrab disapa Gung Bram ini.

Oleh karena itu, sembari menunggu drawing, PS Badung akan tetap melakukan pembenahan meski hasil di penyisihan Grup 7 ini penampilan Nengah Sulendra dkk terbilang sudah bagus.

"Pemain diliburkan dulu seminggu. Setelah itu kembali memulai latihan. Ya, paling intens dengan apa yang menjadi kekurangan saja serta meningkatkan taktikal serta skema permainan," ujarnya.

Lanjutnya, dari pertandingan terakhir, ada beberapa poin yang menjadi sorotan. Terutama penampilan pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain serta skema permainan yang belum maksimal.

"Pendalaman soal filosofi bermain memang lumayan, tapi mesti ditingkatkan. Meski dua gol yang tercipta itu melalui skema," serunya.

Pihaknya juga kini tengah intens memantau perkembangan striker nya yakni Ryan Eggy yang mendapat cedera saat melawan Persewangi lalu. Gol gater Laskar Keris ini terbaring di tengah lapangan dan harus ditarik keluar lapangan setelah merasakan waktu bermain hanya 12 menit saja. Padahal, Ryan Eggy menciptakan satu dari dua gol kemenangan PS Badung saat itu.

"Ryan Eggy memang memiliki kualitas untuk itu. Dia sudah mencetak 7 gol selama babak kualifikasi. Kami berharap dia bisa pulih dengan cepat. Dan bukan untuk Ryan Eggy saja, pemain lainnya kami harapkan bisa meningkatkan peforma dari sebelumnya," sebut Gung Bram.

Selama babak kualifikasi jika ditambahkan dengan PS Sumbawa  Barat saat putaran I, PS Badung total meraih empat kemenangan dan satu hasil seri. Bahkan dengan produktivitas gol yang tinggi dengan hanya merasakan 2 kali kebobolan. Selama putaran I, Laskar Keris menciptakan 5 gol yakni saat menang 3-0 atas PS Sumbawa Barat, seri 2-2 saat melawan Persewangi dan menang 2-0 atas Perssu Sumenep. Lalu di putaran II menghajar Perssu Sumenep 5-0 dan terakhir menang 2-0 atas Persewangi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tandatangani Prasasti Karya di Bualu, Bupati Adi Arnawa: Budaya Adalah Garda Pariwisata Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Kebudayaan dan spiritualitas Bali bukan sekadar warisan leluhur, melainkan modal sosial yang menopang keberlanjutan pariwisata. Atas dasar itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Kabupaten Badung tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga eksistensi adat, tradisi, dan tempat ibadah sebagai fondasi identitas daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.