Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PSI Cari Orang Baik untuk Jadi Caleg 2019

legislatif
BACALEG -- Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto (ketiga dari kanan) beserta pengurus saat melakukan konferensi pers, terkait Bacaleg 2019.

BALI TRIBUNE - Usai merampungkan segala berkas sebagai syarat verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai calon peserta pemilu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bali tengah mempersiapkan proses pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto mengatakan, PSI sudah pasti akan menjadi peserta Pemilu 2019, mengingat segala kesiapan verifikasi KPU sudah diselesaikan. Sehingga kerja selanjutnya adalah mempersiapkan proses pendaftaran bacaleg yang akan diusung oleh PSI Bali. "Administrasi mengenai verifikasi KPU sudah kami rampungkan. Kami juga tengah mempersiapkan proses bacaleg PSI," ujarnya di hadapan awak media di Denpasar, Minggu (27/8).

Sambil menunggu proses verifikasi KPU, PSI juga tengah mempersiapkan calon- calon legislatifnya. Bacaleg PSI dari kader internal dan eksternal partai dan sebagai partai baru yang mengusung kebajikan dan keragaman ini, PSI ingin menjadi kendaraan bagi orang-orang baik yang ingin merubah wajah Indonesia melalui jalur politik.

"Kami ingin mencari orang-orang baik untuk bergerak melalui politik dan menjadi caleg dari PSI. Dan, PSI siap menjadi kendaraan, khususnya bagi anak muda dan perempuan serta tanpa mahar politik," jelas Adi, seraya menuturkan, untuk itu PSI membuka secara resmi pendaftaran Caleg 2019 pada 27 Agustus 2017.

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung dengan tim seleksi Bacaleg DPR, DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota. Selain itu, untuk lebih memudahkan, dapat melakukan pendaftaran melalui website resmi PSI www.psi.id. "Untuk menjamin kredibilitas bacaleg yang mendaftar, PSI sudah mempersiapkan syarat hingga evaluasi kompetensi. Bahkan kami bekerja sama dengan lembaga penelitian dan survei, akademisi, aktivis, dan tokoh lintas agama untuk memastikan kredibilitas calon yang kami usung," katanya.

Terkait kredibilitas caleg pihaknya juga menegaskan bahwa Caleg PSI nantinya harus bisa menebar kebaikan dan merawat keragaman. "Caleg PSI harus memiliki sikap dan komitmen terhadap perilaku antikorupsi dan intoleransi, keberpihakan terhadap perempuan, serta isu lingkungan," tegasnya.

wartawan
redaksi
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.