Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Publik Diminta Bedakan Medsos dan Pers

Bali Tribune / Para pejabat diajak untuk mengenal media dan jurnalisme.

balitribune.co.id | Negara - Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional Provinsi Bali dipusatkan di Kabupaten Jembrana sudah dimulai Jumat (5/4) lalu. Rangkaian acara diisi oleh PWI Provinsi Bali dengan mengadakan Literasi Media. Literasi Media ini melibatkan pejabat lintas instansi. Mereka diminta bisa membedakan media massa/pers dengan media sosial.

Seluruh pejabat yang menangani kehumasan, media, informasi dan data pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana, TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN/BUMD dan KNPI berkumpul. Mereka diajak untuk mengenal media dan jurnalisme.

Tampil sebagai narasumber  Wakil Ketua Bidang OKK PWI Bali Emanuel Dewata Oja dan dan Skretaris Dewan Kohormatan PWI Bali Budiharjo, Konsultan PLUT Kabupaten Jembrana, Diah Puspayanti serta moderator Wakil Ketua Bidang Media Siber PWI Bali I Nyoman Sunaya.

Saat usai kegiatan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Bali Budiharjo mengatakan PWI Bali kini terus mengintensifkan literasi media di daerah, "PWI Bali mengadakan literasi media. Kegiatan ini bagi kami merupakan waktu yang sangat baik dalam hal memasyarakatan kaidah-kaidah jurnalistik," ujarnya.

Menurutnya, ditengah derasnya arus informasi melalui media sosial tersebut, banyak masyarakat mengira media sosial tersebut adalah berita dan karya jurnalis.

"Medsos jelas bukan karya jurnalistik karena kaidah-kaidahnya tidak ada,” sambungnya.

“Kondisi ini susuatu yang membahayakan kalau kita biarkan. Pemahaman tentang apa itu media sosial dan media masa itu sangat penting. Dalam kesempatan literasi seperti ini sangat bermanfaat, apalagi pesertanya dari seluruh OPD dan dari instansi terkait," imbuhnya. Pihaknya berharap, kegiatan tersebut menjadi starting poin untuk melebar ke masyarakat dan meyebar ke seriap orang yanga ada disekitarnya.

"Takutnya masyarakat yang mendapatkan informasi di medsos tidak termakan hoak apalagi sekarang tahun politik," paparnya.

Dengan maraknya oknum yang mengaku wartawan dan memposting di media sosial seperti halaman Facebook), kini narasumber diminta lebih cerdas.

"Disini narasumber juga harus selektif jika ada yang meminta informasi, pertanyakan terlebih dahulu dari media mana dan tanya juga surat tugas biar tidak salah memberikan informasi, narasumber harus menverifikasi dulu apa benar ngak wartawan dari lembaga media berbadan hukum pers dan perhatikan jiga tindakannya apa sesuai dengan kode etik jurnalistik," tegasnya.

Diakuinya tidak sedikit masyarakat bahkan aparat yang masih awam dan menilai media sosial merupakan bagian dari media masa sehingga dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mengaku wartawan, dan diakuinya saat ini begitu gampangnya menjadi wartawan. Menurutnya PWI sudah mempunyai program kerja, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah berupa 10 program kerja yang semuanya merupakan program pendidikan. "Hal tersebut menunjukan betapa pentingnya peningkatan SDM dari wartawan itu sendiri.

Untuk mencerdaskan masyarakat agar melek jurnalistik, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi. Harapannya public bisa membedakan informasi yang layak untuk dikonsumsi dan media yang tidak kredibel,

“Tantangan yang paling berat kita hadapi, masyarakat yang menganggap semua informasi dari medsos merupakan hasil jurnalistik. PWI Bali sudah bekerjasama dengan Kominfo, Siber Crime Polda Bali agar masyarakat bijak untuk bermedia sosial," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.