Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Crosser Taklukkan Jalur Guminten

Para crosser saat mencoba jalan baru di Dusun Guminten

 BALI TRIBUNE - Proyek pembukaan akses jalan baru di Dusun Guminten, Desa/Kecamatan Sidemen, Karangasem, ternyata mencuri perhatian crosser di Bali, itu lantaran akses jalan sepanjang 3.000 meter tersebut memiliki medan cukup menantang sehingga membuat para crosser ini gatal menjajal medan dengan kemiringan ekstrem tersebut. Sejak dua hari belakangan ini puluhan crosser dari Karangasem dan Kintamani terus berdatangan untuk adu nyali menaklukkan medan jalan baru hasil kerja Tim TMMD-103 TNI tersebut.  Sabtu (17/10) dan Minggu (28/10) kemarin, suara mesin Moto Cross meraung diatas badan jalan tanah dan berbatu yang melintasi jurang dan bukit terjal tersebut. aksi para Crosser ini cukup menarik perhatian dari masyarakat setempat termasuk pasukan TMMD yang tengah melaksanakan tugas menuntaskan pembukaan akses jalan tersebut. Gede Agus Ariawan yang kebetulan juga merupakan anggota polisi di Polres Karangasem bersama sembilan orang Crosser, Minggu kemarin juga ikut menjajal medan sulit jalur baru Guminten itu.  Beberapa kali para Crosser ini gagal dan harus berjuang keras menaklukkan jalan tanah yang terjal dan berbatu tersebut, kendati mereka beberapa kali juga harus terjatuh dan bergulingan di tanah lantaran tidak bisa mengendalikan Motor Cross yang mereka kendarai. Hingga teknik akhirnya ditemukan dan para Crosser ini berhasil menaklukkan medan sampai di garis finish yakni di parkiran Pura Dewangga Sidemen.  “Medaannya luar biasa menantang, harus berulangkali mengambil ancang-ancang utuk bisa menaklukkan lintasan,” ungkap Jro Mangku Gunawan, salah satu Crosser asal Bangli yang ikut adu nyali kemarin. Kesulitannya kata dia selan sudut kemaringan jalan yang ekstrim, badan jalan juga belum dipadatkan sehingga menambah sulit lintasan. Namun demikian dirinya bersama Crosser lainnya mengaku cukup puas telah berhasil menaklukkan medan jalan hasil kerja keras TMMD tersebut.  Kehadiran para Crosser ini mendapat sambutan hangat dari Dandim 1623 Karangasem, Letkol, Inf. Benny Rahardian yang kemarin juga berada dilokasi proyek TMMD. “Ini akan menjadi bahan laporan saya ke Panglima terkait kondisi riil jalan yang telah berhasail dibangun ini,” tegas Benny Rahardian yang juga Dan Satgas TMMD ke 103 tersebut.

wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.