Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puncak Arus Mudik, Ribuan Pemudik Bermotor Antre di Pelabuhan Padang Bai

Bali Tribune/ARUS MUDIK - Tampak arus mudik di Pelabuhan PAdang Bai Karangasem.


Balitribune.co.id | Amlapura - Arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Padang Bai, Karangasem, mencapai puncaknya pada H-3 Lebaran, Rabu (19/4/2023). Ribuan pemudik bermotor sejak pagi sudah antre dan memenuhi areal parkir Pelabuhan Padang Bai, untuk bisa masuk ke dalam kapal yang akan menyeberangkan mereka ke kampung halaman.
 
General Manager PT ASDP Padangbai, Hermin Welkis kepada awak media, menyampaikan, sesuai dengan perkiraan, puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2 lebaran. Melihat pergerakkan arus penyeberangan dari H-7 lebaran, arus mudik tahun ini mengalami peningkatan hingga 44 persen untuk sepeda motor, sementara untuk kendaraan probadi atau mobil pribadi naik 15 persen dari tahun sebelumnya.
 
Sama dengan tahun sebelumnya, arus mudik di Pelabuhan Padang Bai lebih di dominasi oleh kendaraan roda dua atau Pemudik Bermotor, dan kendaraan pribadi. Kami sudah menyiapkan skenario untuk antisipasi lonjakan arus mudik, yakni skenario normal, skenario padat dan skenario jika arus penyeberangan padat sekali. Yakni dengan menambah jumlah kapal dan trip, sebutnya.
 
Dari pantauan Bali Tribune di pelabuhan ujung timur pada H-3 lebaran ini, sepeda motor harus antre lebih dari 3 jam, dengan berpindah-pindah lajur antrean, sebelum akhirnya masuk ke lajur antrean kendaraan siap muat di bawah tenda yang didirikan oleh PT ASDP Indonesaia Ferry Padang Bai. "Saya sudah berada dan atre di pelabuhan dari jam 8.00 Wita pagi, namun sampai saat ini (pukul 12.30 Wita,red) belum naik ke kapal, ungkap Hamdan salah satu pemudik asal Lombok.
 
Antrean panjang kendaraan truk barang juga terjadi pada H-3 lebaran ini, Hadi Susanto, salah seorang sopir truk asal Surabaya mengaku sudah antre untuk menyeberang di Pelabuhan Padang Bai selama hampir 14 jam. Dia dan sopir truk barang lainnya harus segera mengirim barang ke daerah tujuan, sebeelum bisa dengan segera pulang ke Surabaya untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Saya sudah dari kemarin antre Pak! Ya kalau truk yang angkut kebutuhan pokok bisa langsung nyeberang. Tapi kalau muat barang harus nunggu, karena prioritas kendaraan yang mau mudik, lontarnya. 
wartawan
AGS
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.