Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Putri Koster Tinjau Taman Pujaan Bangsa Margarana, Dorong Perawatan dan Penguatan Nilai Patriotisme

Ny. Putri Koster
Bali Tribune / KUNJUNGAN - Ny. Putri Suastini Koster dalam kunjungan ke TPB Margarana, Rabu (18/6)

balitribune.co.id | Tabanan – Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana yang menjadi simbol perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia mendapat perhatian khusus dari Ny. Putri Suastini Koster. Dalam kunjungannya pada Rabu (18/6), ia menekankan pentingnya pelestarian taman bersejarah tersebut sebagai warisan nasional sekaligus destinasi wisata edukatif.

"Tempat ini tidak hanya menyimpan sejarah perjuangan, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami arti pengorbanan para pahlawan," ujar Putri Koster di sela-sela peninjauan.

Dalam pantauannya, ia menilai kondisi taman secara umum masih cukup terawat. Namun, terdapat beberapa sarana dan prasarana yang perlu segera diperbaiki, seperti jalan setapak dan bale bengong di sekitar kawasan hutan kecil taman.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah pohon yang tampak miring dan tumbang akibat terpaan angin. "Pohon-pohon yang sudah lapuk perlu diregenerasi agar tidak membahayakan pengunjung," tegasnya. Ia mengimbau agar daun-daun kering yang berguguran tidak dibakar, tetapi dikumpulkan dan diolah menjadi kompos.

Tak hanya soal fisik taman, Putri Koster juga mengusulkan penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui pemutaran lagu-lagu nasional setiap hari di kawasan taman. "Ini penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini, terutama bagi anak-anak yang datang berkunjung," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Putri Koster juga menyempatkan diri meninjau Museum Sejarah Perjuangan Taman Pujaan Bangsa Margarana. Didampingi Kepala TPB Margarana, A. A. Nanik Suryani, ia melihat koleksi peninggalan sejarah Perang Puputan Margarana yang terjadi pada 20 November 1946, salah satu peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan rakyat Bali melawan penjajah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan tempat-tempat bersejarah di Bali tetap terawat dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan karakter generasi muda.

wartawan
KSM
Category

Belanja Badung Naik Rp1,56 Triliun, Golkar Minta Serapan Anggaran Dipercepat

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Badung meminta pemerintah daerah mempercepat serapan anggaran menyusul kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,56 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.