Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Penonton Calonarang Histeris

calonarang
Ritual pertunjukan calonarang di setra Desa Pekraman Getakan, Klungkung, Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Semarapura, Bali Tribune

Suasana  Kamis malam tampak mencekam dan sakral saat puluhan ribu warga dan pengunjung menyaksikan gelaran calonarang di setra Desa Pekraman Getakan, Klungkung. Mereka berdesak-desakan ingin melihat kelanjutan seseorang yang dikubur hidup-hidup selama empat jam. Sementara suara gamelan bertalu-talu ditabuh sejak pukul 18.00 Wita.

Setiap warga yang berada di pinggir jalan langsung duduk bersila ketika  Ide Betare Petapakan Ratu Mas Bukit Jati, Ratu Mas Dalem Lingsir, Ratu Mas Klungkung, dan Petapakan Barong Ket memargi menuju setra setempat.

Suasana sakral semakin terasa, ketika beberapa krama Adat Getakan  kerauhan (trance), saat berjalan beriringan dengan Ratu Mas Klungkung. Ribuan krama Banjar Adat Getakan turut menyaksikan persiapan prosesi pertunjukan calonarang yang ke-11 dengan layon mependem yang baru pertama kalinya digelar itu.

Setelah melakukan ritual, Dewa Aji Tapakan perlahan bangun dari duduknya. Pria yang  melakoni peran sebagai layon dan akan dipendem atau dikubur tersebut langsung berdiri di depan liang. Dalam liang tersebut sudah dimasukkan peti, yang menjadi tempat  Dewa Aji Tapakan dikubur.

Tak pelak ritual Dewa Aji Tapakan ini menghipnotis puluhan ribu warga baik masyarkat Banjar Adat Pekraman  Getakan  maupun warga penonton dari luar desa malahan ada datang dari kabupaten se Bali yang berusaha mengabadikan momen langka tersebut.

Hari semakin gelap, Dewa Aji Tapakan memejamkan mata sembari membawa sebatang dupa. Dengan mengenakan pakian serba putih, ia tampak sangat kusyuk berdoa. Meskipun akan dikubur, tidak tampak raut muka ketakutan atau khawatir.

"Beliau (Dewa Aji Tapakan) sudah siap jasmani dan rohani untuk ngayah. Kita serahkan semuanya pada Ida Sesuhunan, karena Beliaulah yang berkehendak," ujar Dewa Sukaryanida, kerabat Dewa Aji Tapakan.

Pukul 18.50 Wita, prosesi di setra tersebut selesai. Petapakan Ratu Mas Bukit Jati, Ratu Mas Dalem Lingsir, Ratu Mas Klungkung, dan Petapakan Barong Ket kembali memargi menuju Balai Banjar Adat Getakan.

Pementasan calonarang dengan bangke anyar hidup mependem akhirnya dimulai pukul 20.00 Wita, dan  Dewa Aji Tapakan yang beperan sebagai layon  dimasukkan dalam peti dan langsung diupakarai dengan upakara pembersihan layon bertempat di perempatan Desa Getakan kemudian setelah usai dan Dewa Tapakan sudah dimasukkan ke peti dan ditutup kemudian dikubur dan  diurug.

Sekitar pukul 00.00 Wita, Jumat (14/10) Dewa Tapakan akhirnya benar-benar menjalani prosesi dikubur hidup-hidup. Puluhan ribu penontonpun menahan napas dan hening dalam suasana mencekam. Setelah ritual penguburan, di antara penonton banyak mengalami kantuk berat sehingga mereka pulang lebih awal karena sudah tidak kuat bergadang. Namun warga Desa Pekraman Getakan dan sekitarnya termasuk penonton yang masih penasaran utamanya wartawan dengan sabar menunggu momen bangunnya bangke hidup yang dikubur tersebut.

Benar saja, setelah berlangsung selama 4 jam, tepatnya pukul 04.00 Wita, krama yang menunggu mayat dikubur akhirnya membongkar kuburan Dewa Tapakan. Ternyata Dewa Tapakan keluar dengan kondisi sehat wal afiat. Ini membuat suasana mencekam menjadi riuh dan gegap gempita karena penonton bersorak-sorai memberikan tepuk tangan.

Dengan bangunnya mayat hidup Dewa Aji Tapakan dari dikubur hidup-hidup, pertunjukan ritual calonarang pun usai. Penonton dan wargapun bubar dengan suasana kantuk berat.

Sehari sebelumnya  Dewa Aji Tapakan mengaku mendapat pawisik melalui   niskala agar watangan (pemain mayat hidup,red) harus dipendem atau dikubur hidup-hidup. Pemeran bangke matah Dewa Aji Tapakan mengaku siap lahir batin walaupun nyawa sebagai taruhannya. Karena menurutnya pawisik itu selalu disebutkan oleh Ida Betara Ratu Mas Klungkung ketika mesolah atau menari saat pertunjukan calonarang di Banjar Getakan setiap tahun.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Finns Tutup Cekungan Genangan di Pantai Berawa, Desa Minta Penataan Drainase Permanen

balitribune.co.id I Mangupura - Manajemen Finns Beach Club bergerak cepat menangani genangan air di muara drainase Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, yang sempat viral di media sosial. Sejak Senin (3/8/2026) pagi, alat berat diterjunkan untuk meratakan pasir sekaligus menutup cekungan yang menghambat aliran air menuju laut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim GDN Badung Gelar Sidak, Pastikan ASN Taati Jam Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Kabupaten Badung melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai unit kerja di lingkungan Setda Badung, Senin (3/8/2026). Sidak digelar menindaklanjuti aturan kewajiban jam kerja dan penjatuhan sanksi bagi pelanggar sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan Seragam Gratis Sedang Berproses, Disdikpora Badung Pastikan Siswa Baru Dapat Seragam Lengkap Plus Ongkos Jarit

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung tengah memproses pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Minta Aturan Hak Pilih TNI/Polri Aktif di Pilkel Ditinjau Ulang

balitribune.co.id I Gianyar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar mengusulkan agar ketentuan mengenai penggunaan hak pilih bagi anggota TNI dan Polri yang masih aktif dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) Serentak 2026 ditinjau kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Raker Dengan Eksekutif, DPRD Karangasem Soroti Pejabat Dua Kali Mutasi Promosi Dalam Waktu Setahun

balitribune.co.id I Amlapura - Persoalan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem yang bergulir beberapa waktu lalu sampai saat ini masih menyisakan polemik dan tanda tanya besar bagi sejumlah kalangan, utamanya dari para waki rakyat di gedung DPRD Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.