Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ridwan Kamil: Bangli Perlu Kembangkan Pertanian Teknologi Tinggi

Bali Tribune / CINDERAMATA - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan cinderamata kain tenun Endek ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

balitribune.co.id | Bandung - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Memimpin Rombongan Forkompimda melaksanakan studi tiru dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal peningkatan kinerja PNS dan Kedisiplinan PNS, untuk mewujudkan visi-misi Pemerintah Kabupaten Bangli dibawah kepemimpinan Bupati Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar menuju Bangli Era Baru. Kegiatan ini diterima langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dr. (H.C.) H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. atau yang biasa disapa "Kang Emil" beserta jajaran terkait, yang bertempat di Gedung Pakuan RJ Gubernur Provinsi Jawa Barat.  Pada pertemuan yang berlangsung hari Senin (12/9), Sedana Arta menjelaskan tentang profil Kabupaten Bangli yang terletak di tengah-tengah Pulau Bali dan menjadi pusat peradaban Kerajaan Bali Kuno atau Sarining Padma Bhuana Bali disamping itu Kabupaten Bangli juga merupakan Kabupaten yang mempunyai sumber mata air terbanyak di Provinsi Bali dan dimanfaatkan oleh hampir semua Kabupaten yang ada di Bali.  Sedana Arta juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bangli masih jauh tertinggal dibandingkan Kabupaten lain yang ada di Provinsi Bali. Misalnya dalam bidang infrastruktur, penataan kota, pengembangan obyek wisata, dan lainnya. Maka dari itu Kami, telah melakukan terobosan-terobosan dan lompatan-lompatan untuk mengejar ketertinggalan kami.  "Di awal kepemimpinan kami, sudah banyak melakukan inovasi dan program kerja yang sudah terlaksana maupun yang masih berjalan. Diantaranya, Penataan Kota, Pembangunan Alun-alun Bangli, Pembangunan Gedung Kantor, serta Pembangunan RSU Bangli, disamping itu ada juga program yang sedang berjalan seperti, Penataan Obyek Wisata Kintamani, Pembangunan Pasar Singamandawa di Kintamani, serta masih banyak program yang kami rencanakan di tahun 2023 yang akan datang," tuturnya. Tujuan daripada kegiatan studi tiru ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat kali ini yaitu untuk menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Bangli dengan Pemerintah Jawa Barat.  Sementara itu pandangan daripada Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil sangat mengapresiasi kunjungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Kang Emil dalam pandanganya menyampaikan, jika dilihat dari profil Kabupaten Bangli yang telah dipaparkan, sebaiknya Bangli jangan hanya bertumpu pada sektor pariwisata. "Kita harus berpikir inovasi teknologi dalam suasana kerja yang rileks untuk membuka jaringan (networking)." Gubernur Ridwan Kamil juga menambahkan bahwa sektor pangan, kesehatan, dan digital, tidak akan terkena pengaruh ekonomi. Disaat ini kita masih mengalami 3 badai guncangan dunia, yakni digitalisasi atau hp bukan lagi sebagai alat komunikasi melainkan sudah menjadi alat produksi, Dalam hal menyikapi pemanasan global, pemakaian mobil listrik sangat dianjurkan, dan yang terpenting Kabupaten Bangli harus terdepan dalam gagasan.  "Saya kira Pertanian dengan teknologi tinggi sangat bisa dikembangkan di Kabupaten Bangli untuk meningkatkan produksi pertaniannya. Sedangkan di bidang kesehatan, perbankan sangat senang berinvestasi di sektor kesehatan tetapi dengan catatan Rumah Sakit di Bangli harus memiliki tenaga Dokter Spesialis yang tetap dan berkualitas," tegasnya. Gubernur Ridwan Kamil juga berkomitmen akan siap mengawal Kabupaten Bangli dengan serius. "Sebagai awal keseriusan saya, saya akan hadir ke Bangli dalam waktu dekat ini," tutupnya.

wartawan
RED
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.