Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rivalitas Pilpres 2019

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Peta pertarungan di Pilpres 2019 kian terang. Poros yang akan bertarung hampir pasti hanya dua: head to head  Jokowi Vs. Prabowo. Cawapres yang mendampingi kedua tokoh ini pun sudah bisa ditebak: Mahfud MD mendampingi Jokowi dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendampingi Probowa. Jika prediksi ini benar, maka baru pertama dalam sejarah rivalitas  kepemimpinan nasional yang memperhadapkan tokoh dengan latar belakang Militer-Milter Vs. Sipil-Sipil. Mesin parpol di kubu Jokowi sebenarnya secara diam-diam sudah konsolidasi untuk mendukung pasangan calon yang sudah diketahui bersama dalam empat hari terakhir. Sedangkan koalisi pendukung Prabowo-AHY kini sedang menggalang kesepakatan dan pemahaman yang sama atas kombinasi kedua tokoh dengan jarak usia cukup jauh itu. Mengapa proses penggalangan kesepakatan masih berlangsung dalam kubu parpol pendukung Prabowo? Karena tiga tokoh Capres nominasi yang berkibar hingga semalam, sama kuat. AHY, Anies Baswedan dan Chairul Tanjung. Dari ketiga tokoh ini, PKS condong ke Anies, PAN cebderung Chairul Tanjung dan Partai Demokrat menyodorkan AHY. Sodoran Demokrat tampaknya mengalami penguatan di Partai Gerindra sehingga pilihan akhirnya jatuh ke figur muda yang sedang bersinar. Pertimbangan kunci Prabowo menerima AHY adalah bahwa mesin Demokrat sebagai penggeraknya memiliki kontribusi lebih besar dari Parpol dalam koalisi lainnya untuk pemenuhan ambang batas Presidensil yang sudah dipatok UU: 20%. Hasil Pemilu 2014 lalu, Demokrat mendulang suara 12.728.913 (10,19 persen). Jika ditambah Gerindra yang 14.760.371 (11,81 persen), maka sudah melampaui syarat ambang batang bagi Parpol atau gabungan Parpol yang berhak mengajukan pasangan calon (Paslon). Minimal kepanikan yang berhubungan dengan abang batas Presidensil sudah tertutup dengan bergabungnya Gerindra - Demokrat. Belum lagi kemudian PAN dan PKS ikut bergabung maka akumulasi kekuatan koalisi bisa mencapai 36,38% (Gerindra 11,81% + Demokrat 10,19% + PAN 7,59% + PKS 6,79%). Koalisi empat parpol Pengusung ini (jika terjadi), kemungkinan masih akan didukung  PBB dengan 1,6% dan massa sejumlah Parpol baru seperti Partai Berkarya besutan Tomy Soeharto dan kemungkinan massa Partai Garuda. Sementara Paslon Jokowi-Mahfud MD bakal diusung koalisi gemuk: PDIP 23.681.471 (18,95%), Golkar 18.432.312 (14,75%), Nasdem 8.402.812 (6,72%), PPP 8.157.488 (6,53%), Hanura 6.579.498 (5,26%). Total dukungan mencapai 62,61%. Koalisi gemuk ini akan didukung lagi oleh PKPI 0,91%, dan dua Parpol baru seperti Perindo dan PSI. Kekuatan suara parpol Pengusung pada Pemilu 2014 dibaca secara linier maka sudah dapat dipastikan Jokowi-Mahfud MD menang mudah. Namun, fakta pada Pilkada DKI 2017 dan sejumlah Pilkada langsung 2018 seperti Jatim, Jabar dan Jateng yang prosentase kemenangannya menyimpang jauh dari hitungan akumulasi suara Parpol pendukung, maka Pertarungan di Pilpres 2019 diyakini akan sangat keras. Belum lagi rivalitas dan sentimen lama seperti nasionalis vs. religius intervensi politik identitas lainnya yang marak di Jawa-Sumatera-Sulawesi, dipastikan turut menyumbang ketatnya rivalitas.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.