Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSU Bangli Penjajakan Kerjasama CT Scan

Bali Tribune/dr Nyoman Arsana
balitribune.co.id | Bangli - Keberadaan Computerized Tomographt Scan (CT Scan) di RSU Bangli  sudah sejak lama tidak bisa digunakan karena PT Oxygent Medical selaku pemilik alat tidak bisa menuntaskan masalah perizinan. Karena  alat CT Scan tidak bisa digunakan maka banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit luar daerah. Untuk mengatasi masalah tersebut pihak manegemen baru RSU Bangli bertindak cepat yakni melakukan penjajakan dengan pihak ketiga lainnya. Sementara untuk alat CT Scan yang menggagur tersebut pihak magement RSU Bangli memberikan dead line waktu selama dua minggu kepada pemilik alat untuk memindahkan alat tersebut.
 
Direktur RSU Bangli, dr  Nyoman Arsana mengatakan untuk menunjang pelayanan keberadaan alat CT Scan memang sangat urgent. Alat tersebut digunakan sebagai pedoman diagnonis sebelum dokter melakukan terapi  kepada pasien. Sehingga pengobatan  dapat berjalan dengan benar dan tepat sasaran sesuai dengan penyakitnya. “Memang sebelumnya sudah tersedia alat CT Scan, namun karena pihak ketiga tidak bisa melengkapi dokumen perijinanya maka alat tersebut tidak bisa difungsikan,” ujarnya, Jumat (14/2).
 
Karana saking lamanya pemilik alat  tidak bisa menuntaskan  masalh ijin, maka pihaknya melakukan penjajakan dengan pemilki alat yang lain. “Kami sudah bertemu dengan pemilik alat, yang jelas prinsip kami bagaimana  pasien nantinya  bisa dilayanani dengan baik untuk urusan untung rugi kami kesampingkan terlebih dahulu,” ujar dokter yang baru sebulan menjabat sebagi Direktur RSU Bangli.
 
 Kalau tidak ada hambatan kemungkinan CT Scan dengan 16 size tersebut sudah datang pada bulan April nanti. Pihak ketiga selaku pemilik alat sedang memproses masalah perizinanya, kemungkinan bulan April alat sudah datang. Sementara untuk alat CT Scan sebelumnya telah memerintahkan kepada pemiliki agar segera mengeluarkan alat tersebut dari RSU Bangli  dan  paling lambat dua minggu kedepan alat tersebut sudah diangkut pemilknya.
 
Kenapa harus berkerjasama dengan pihak ketiga atau tidak melakukan pengadaan alat CT Scan secara mandiri,  menurut Nyoman Arsana untuk pengadaan alat CT Scan  terbentur anggaran. Untuk alat CT Scan 16 size harganya berkisar Rp 13 Miliar. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.