Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait
Bali Tribune / Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait.

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Kata dia, rumah susun tersebut disesuaikan dengan karakter daerahnya. Seperti di salah satu daerah yang masyarakatnya sebagian besar nelayan dengan penghasilan rendah maka akan diprogramkan rumah susun untuk nelayan kategori MBR. 

Khusus untuk Pulau Bali karena dikenal seni budayanya, ia membuat program untuk membantu kesejahteraan pelaku seni yang berpenghasilan rendah melalui program rumah susun. Hal itu disampaikan Menteri PKP Republik Indonesia, Maruarar Sirait saat kunjungan kerjanya di Denpasar, Senin (10/8/2026).

"Bali itu adalah Pulau Dewata yang indah, saya sering banget ke Bali karena indah dan seni budayanya. Kita, tentu kayak di beberapa daerah ada yang misalnya buat nelayan. Kita tentu membuat terobasan yang baik," katanya.

Menurutnya, program rumah susun untuk seniman ini diwajibkan berkriteria masyarakat berpenghasilan rendah. "Tentu aturannya harus tetap terpenuhi. Saya pikir seniman di Bali itu sangat pantas untuk diperhatikan, karena menurut saya selain alam yang indah, seni budaya Bali yang memajukan dan membuat orang untuk datang ke Bali," ujar Menteri Maruarar Sirait.

Rumah susun yang akan menjadi hunian layak bagi seniman di Bali berdasarkan ketentuan atau syarat ditetapkan Kementerian PKP ini dirancang memiliki 60 kamar. Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, rumah susun untuk seniman akan dibangun di lahan milik Pemerintah Provinsi Bali yang berlokasi di Sesetan Denpasar tepatnya di lahan bekas Balai Latihan Pertanian.

wartawan
YUE
Category

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.