Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah Suwung: Biaya yang Tidak Terpikirkan

Dosen
Bali Tribune / Drs. I Nengah Suardhana, M.Pd - Dosen Undiknas University Denpasar

balitribune.co.id | “Kita sering lupa bahwa sampah bukan hanya masalah estetika atau kebersihan, tapi masalah yang lebih dalam. Sampah adalah biaya besar yang harus dibayar oleh generasi mendatang jika kita terus menepikan masalah ini. Tapi kita juga dapat menjadi bagian dari solusi. Saat kita memisahkan sampah, mengurangi plastik sehari-hari, dan membuat kompos secara tepat, kita bukan saja membantu lingkungan, tapi awal baru peradaban sampah tuntas yang menentukan kehidupan anak-anak di masa mendatang".

Bali yang bersih Adalah pilihan Kita. Suwung salah satu pintu gerbang wisata terkemuka di Bali, kini ditandai oleh aroma sampah yang menusuk. Bukan hanya sebuah simbol tidak menarik, tapi tanda bahwa Sistem Pengolahan Sampah Lokal Sudah Patah. Di tengah keramaian wisata, suasana Suwung dipecah oleh bau tidak sedap dari tumpukan sampah yang semakin besar. Ini tidak hanya menjadi masalah estetika, tapi banyak pernyataan mengecewakan yang bertengger di hati para wisatawan yang datang dan lewat di kawasan tersebut. 

Belajar dari Sistem yang Patah. Kita semua sedang melihat tumpukan sampah yang terus membesar seperti “bukit baru”, Sistem pengelolaan yang tersendat, dan kebijakan yang saling bersimpang siur. Ini bukan salah satu pihak semata, melainkan cermin kegagalan kolektif.

Ketika TPA Suwung sudah meluap tapi infrastruktur daur ulang tak kunjung dibangun, atau saat anggaran lebih banyak habis untuk salah prioritas atau pencitraan ketimbang solusi nyata, kita semua ikut bertanggung jawab. Tapi di balik pengalaman pahit ini, ada pelajaran berharga: bahwa perubahan tidak bisa hanya menunggu instruksi dari atas TopDown. Kita perlu membangun kesadaran bersama bahwa sampah adalah biaya sosial, ekonomi, dan lingkungan yang harus ditanggung bersama.

Pemerintah memang punya peran besar, tapi masyarakyat juga harus ikut serta bergerak. Mari mulai dari hal sederhana: memilah sampah di rumah, mendorong bank sampah mandiri, dan menuntut transparansi kebijakan. Masa depan Bali tidak boleh lagi dibebani oleh sistem yang patah.

Mari jjadikan kegagalan ini sebagai titik balik bukan untuk saling menyalahkan, tapi untuk bersama-sama membangun solusi yang lebih tangguh. Jangan biarkan sejarah gelap terulang. Hari ini, kita punya pilihan untuk berubah melakukan “Gerakan Bali Bersih Lingkungan” untuk kenyaman bersama.

Jika Negara Lain Bisa, Mengapa Kita Tidak? Negara-negara seperti Jepang dan Swedia telah membuktikan bahwa manajemen sampah yang efektif bukanlah mimpi, melainkan hasil dari komitmen kolektif, sistem yang terstruktur, dan kesadaran individu yang kuat. Mereka tidak mencapai keberhasilan ini dalam semalam, tetapi melalui konsistensi, edukasi berkelanjutan, dan kebijakan yang berpihak pada lingkungan selama 30 tahun, maka mulailah ada hasil nyata.

Komitmen kita sekarang: apakah kita bersedia belajar dari mereka, atau terus terjebak dalam siklus kegagalan yang sama? Perubahan dimulai ketika kita berhenti mencari alasan dan mulai mengambil tindakan karena Bali yang bersih bukanlah hak, melainkan tanggung jawab kita bersama. Demi industri pariwisata berkelanjutan. Jangan tanya mengapa kita tertinggal, tapi tanyakan apa yang bisa kita lakukan hari ini untuk mengejar ketertinggalan itu. Benjamin Franklin mengatakan : Don’t put it off until tomorrow.

Di mana ada kemauan, di situ ada jalan untuk mengubah Bali. Setiap sampah yang kita pilah hari ini melalui waste management adalah investasi untuk masa depan pulau Bali. Mari bersama-sama membangun kebiasaan baru: mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. Perubahan kecil dari setiap keluarga akan menjadi kekuatan besar yang membersihkan lingkungan kita untuk generasi mendatang.

Kita mewariskan Bali bukan hanya kepada anak-anak kita, tetapi kepada seluruh dunia yang mencintainya. Setiap botol plastik yang tidak dibuang sembarangan, setiap daun yang dikomposkan, adalah bukti cinta kita pada pulau dewata ini. Aksi kita hari ini menentukan apakah Bali akan dikenang sebagai surga yang bersih atau menjadi peringatan tentang kelalaian manusia. Mari buktikan bahwa masyarakat Bali bisa menjadi teladan dalam mengelola sampah dengan bijak. Work together, Clean together, and Happy together.

wartawan
RED
Category

Kejaksaan Klungkung Musnahkan Barang Bukti Narkotika

balitribune.co.id | Semarapura - Kejaksaan Negeri Klungkung menyelenggarakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti yang terdiri dari perkara tindak pidana Narkotika, Pencurian, Kekerasan Seksual, Perlindungan Anak, penganiayaan, Pornografi, Pemerkosaan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht), bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Klungkung pada Kamis (5/11/2026) sekira pukul 9.30 Wita.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Divpropam Polri Jaring Belasan Pelanggar Disiplin di  Polres Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) serta tes urine terhadap personel Polres Gianyar, Kamis (5/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Divpropam Mabes Polri mendapati belasan pelanggar disiplin. Syukurnya,  dari 136 personel yang menjalani tes urine, dinyatakan negatif narkotika.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Giri Prasta Sebut Kesiapsiagaan Pencegahan Bencana Menjadi Kebutuhan Mendesak

balitribune.co.id | Denpasar - Kesiapsiagaan pencegahan bencana di Bali menjadi kebutuhan mendesak sebagai daerah yang mengandalkan sektor pariwisata. Pasalnya, bencana tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas perekonomian dan citra pariwisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Pemprov Bali Siagakan 446 Personel Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi dengan memperkuat kesiapan personel, peralatan, dan sinergi lintas sektor. Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 446 personel gabungan disiagakan dari Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Ditpolair, Polres Bandara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Basarnas Bali, serta unsur tenaga kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PDIP Badung Dorong Suntikan Modal Rp150 Miliar untuk Tuntaskan Krisis Air Bersih

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung mendorong penyertaan modal daerah sebesar Rp150 miliar kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama dimanfaatkan secara optimal untuk menuntaskan persoalan krisis air bersih, khususnya di wilayah perbukitan Kecamatan Kuta Selatan, seperti Pecatu dan Ungasan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.