balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar segera menghadirkan layanan Samsat “Drive Thru” di kawasan Terminal Ubung yang ditargetkan meluncur pada akhir Desember 2026. Inovasi ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cepat tanpa perlu mengantre di dalam kantor pelayanan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, I Nyoman Denny Widya, didampingi Sekretaris Bapenda Dedy Sutrisna Agung, mengatakan layanan Samsat Drive Thru tersebut saat ini tengah dipersiapkan dan ditargetkan dapat diluncurkan pada akhir Desember mendatang.
Lokasi layanan berada di pintu masuk Terminal Ubung Denpasar. Dengan konsep drive thru, wajib pajak nantinya dapat menyelesaikan pembayaran pajak kendaraan langsung dari atas kendaraan sehingga proses pelayanan menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien. "Konsep drive thru memungkinkan wajib pajak mendapatkan pelayanan dari kendaraan sehingga lebih menghemat waktu dan tenaga," ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, Samsat Drive Thru merupakan salah satu inovasi jangka pendek Bapenda Denpasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.
Tidak hanya Samsat Drive Thru, Bapenda Denpasar juga tengah menyiapkan sejumlah inovasi berbasis teknologi. Salah satunya pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pajak Bumi dan Bangunan (SIM PBB) Online.
Melalui sistem tersebut, wajib pajak nantinya dapat mengajukan berbagai permohonan terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara daring tanpa perlu datang langsung ke kantor pelayanan.
Pengembangan SIM PBB Online dilakukan melalui dua bagian. Pertama, pengembangan front office yang terintegrasi dengan Denpasar Prama Sewaka (DPS) dan dikerjakan oleh vendor Kominfo. Kedua, pengembangan back office melalui pembaruan sistem SIMPBB Desktop menjadi berbasis web yang dikerjakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selain itu, Bapenda juga mengembangkan aplikasi dashboard untuk mendukung perencanaan pendapatan daerah. Aplikasi ini dirancang untuk menyediakan proyeksi pendapatan secara sistematis, membantu penetapan target yang lebih terukur, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data dan informasi perpajakan.
Dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bapenda turut menyiapkan program capacity building bagi petugas pelayanan. Program ini mencakup penguatan personal melalui profiling dan counseling, serta peningkatan kemampuan implementatif melalui kegiatan class in-house training.
"Kami dari Bapenda Denpasar berupaya mendorong pelayanan perpajakan yang semakin mudah diakses, berbasis teknologi, sekaligus memperkuat perencanaan dan optimalisasi pendapatan daerah," katanya.
Sementara itu, pembangunan unit layanan Samsat Drive Thru di Ubung saat ini masih berlangsung. Pemkot Denpasar mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp1.912.355.000 melalui APBD 2026 untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Proyek ini dikerjakan oleh CV Gahing Karya Jaya Abadi dengan nilai kontrak sebesar Rp1.381.249.879,73. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menambah alternatif pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan kemudahan akses layanan perpajakan bagi masyarakat Denpasar.