Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

PENELUSURAN ANJING RABIES
Bali Tribune / PENELUSURAN - Petugas melakukan assesment dan penelusuran terhadap korban gigitan anjing diduga rabies di Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Tiga korban tersebut adalah Ni Komang Ayu Suarniti (42) serta kedua anaknya, Conradus Febatan Tri Sandi (15) dan Dominika Sanyo Bayu (23). Kasus gigitan beruntun ini terjadi dalam rentang waktu terpisah sejak Selasa (8/9/2026) hingga Minggu (13/9/2026).

Rentetan peristiwa bermula saat Suarniti digigit di bagian tangan ketika memandikan anak anjing berusia empat bulan tersebut. Empat hari kemudian, giliran Sandi yang digigit pada jempol tangan kiri hingga terluka parah saat mencari kutu anjing. Terakhir, Bayu ikut digigit di bagian siku saat hendak memindahkan hewan tersebut. Anak anjing yang belum divaksin rabies itu akhirnya ditemukan mati pada Senin (14/9/2026).

Merespons laporan keluarga, tim medis dan petugas kesehatan hewan langsung bergerak mengambil sampel otak anjing untuk diuji di laboratorium BBVet Denpasar. Sementara itu, ketiga korban langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan penanganan darurat dan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kini tengah menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan status penularan virus rabies pada hewan itu.

"Seluruh penanganan dan prosedur pelacakan kontak sudah kami jalankan sesuai SOP kasus hewan penular rabies (HPR). Sampel otak anjing sudah dikirim ke laboratorium untuk kepastian hasilnya," jelas Sugiarta.

wartawan
PAM
Category

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.