Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

The Scouring Sponge Lung - Fibrosis paru idiopatik

Bali Tribune/ Dr Ronald Lim Chor Kuan, MD, FCCP
balitribune.co.id | Seorang pria berusia 58 tahun datang ke klinik saya dengan keluhan utama batuk kering dan sesak napas selama 6 bulan. Ia seorang perokok berat, satu bungkus sehari selama lebih dari 30 tahun. Ia dirawat karena asma di sebuah klinik dengan bronkodilator kerja-pendek, tetapi gejalanya tetap berlanjut. Ia menderita saturasi oksigen rendah - 93%, selama pengukuran. Pada pemeriksaan fisik, bunyi nafas abnormal diauskultasi pada akhir proses inspirasi di paru-paru bawah bilateral. Foto thoraks menunjukkan terdapat beberapa opasitas pada paru-paru bawah bilateral yang tampak seperti sarang madu. Sebuah tomografi terkomputasi dada beresolusi tinggi dilakukan, yang menunjukkan opasitas retikuler perifer (gambar 1, panah) dan paru-paru basal yang menyerupai sarang madu dengan traksi bronkiolektasis (gambar 2, panah). Uji fungsi paru menunjukkan cacat ventilasi restriktif.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gambar 1                                                                                                                                                      Gambar 2
 
Pasien didiagnosis fibrosis paru idiopatik, setelah semua hasil negatif saat pengamatan autoimun. Pasien diberi resep agen anti-fibrotik, dan setelah itu gejalanya membaik.
 
Fibrosis paru idiopatik (IPF) adalah penyakit paru-paru interstitial (ILD), yang ditandai dengan proses fibrosing kronis dan progresif yang terjadi di dalam paru-paru. Penyebab utama IPF masih belum diketahui dan umumnya terjadi pada perokok dan orang dewasa yang lebih tua, dengan didominasi laki-laki. Penyakit ini rentan salah didiagnosis dan ditangani secara tidak tepat dengan semua jenis agen imunosupresif, sehingga mengakibatkan prognosis yang buruk dan kemungkinan kematian tinggi.
 
Gejala & Tandanya, Pasien-pasien ini mungkin datang dengan batuk kering kronis, sesak napas selama berolahraga dan kelelahan, seperti yang kita lihat dari kasus yang diilustrasikan. Gejala awalnya mungkin ringan, namun, saat proses fibrosing berlanjut, gejala akan memburuk dan beberapa pasien akhirnya bisa saja mengalami gagal napas. Namun, pasien ini sering didiagnosis dengan gagal jantung, asma atau penyakit paru obstruktif kronik pada awalnya, karena gejala mimikri (gejala yang muncul menyerupai penyakit lain). Penelitian  menunjukkan bahwa keterlambatan dalam membuat diagnosis yang pasti terhadap IPF akan menurunkan tingkat kelangsungan hidup pasien ini.
 
Seorang dokter mungkin mendengar bunyi pernapasan abnormal di paru-paru bagian bawah pasien ini, terutama di akhir proses inspirasi. Beberapa pasien mungkin juga mengalami cacat jari - jari tabuh - yang tampak seperti ujung jari menonjol dengan kuku melengkung ke bawah.
 
Cara mendiagnosanya, IPF dapat didiagnosis dengan studi pencitraan, seperti tomografi terkomputasi beresolusi tinggi (High-Resolution Computed Tomography (HRCT)) pada dada. Temuan khususnya adalah pola pneumonia interstitial biasa (UIP), seperti yang kita lihat pada gambar 1 dan 2. Pada tahap akhir penyakit ini, tampilan paru-paru fibrotik, yang telah kehilangan elastisitasnya, akan terlihat seperti spons penggosok. Untuk pasien tanpa pola UIP tipikal pada HRCT, bukti jaringan bisa saja diperlukan, dengan biopsi paru-paru trans-bronkial (TBLB), biopsi krio atau biopsi torakoskopi berbantuan video (VATS).
 
Pada Oktober 2014, dua obat - Nintedanib dan Pirfenidone - telah disetujui oleh FDA untuk pengobatan IPF. Kedua obat tersebut telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi penurunan fungsi paru-paru, mengurangi tingkat eksaserbasi dan memperpanjang kelangsungan hidup pasien IPF. Terobosan penting ini telah mengubah prognosis IPF, yang dulunya sangat berbahaya.
 
Peringatan yang perlu diperhatikan adalah, Diagnosis IPF sejak dini akan memastikan pengobatan dini, sehingga memberikan hasil yang lebih baik. Jangan pernah mengabaikan gejala ringan pada diri Anda, terutama batuk berkepanjangan.
 
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dari Regency Specialist Hospital & Mahkota Medical Centre & silakan menghubungi Kantor Pelayanan & Informasi Resmi di Bali, yang beralamat di Jl. Raya Pemogan No 102, Denpasar, Telepon/WhatsApp +6281236816665. Atau silakan mengunjungi kami di Facebook : MahkotaRegencyBali ,  Instagram : mahkota_regency serta website : www.myinfomedis.com
 
Ditulis oleh
Dr Ronald Lim Chor Kuan, MD, FCCP
Konsultan Pernafasan, Perawatan Kritis dan Penyakit Dalam
Regency Specialist Hospital, Johor, Malaysia
wartawan
Redaksi
Category

Izin Belum Lengkap, Wahana Diamond Beach Nusa Penida Ditutup Sementara

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Klungkung menghentikan sementara operasional semua  usaha dan wahana di kawasan Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali. 

Langkah ini diambil usai petugas menemukan sejumlah perizinan yang belum dipenuhi oleh pihak pengelola, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Didakwa Terlibat Kasus Lab Narkotika di Vila, Dua WNA Rusia Jalani Sidang Perdana

balitribune.co.id I Gianyar - Dua warga negara Rusia, Sergei Trashchenko dan Natalia Tomberg alias Kseniia Kozina, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Rabu (2/9/2026) sore. Keduanya didakwa terlibat dalam produksi narkotika jenis mefedron di sebuah vila di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buang Sampah Sembarangan di Kemenuh, Pelanggar Dikenai Sanksi Pacaruan

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya diganjar saksi administratif, bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di wilayah Desa Adat kini juga diganjar sanksi adat materiil dan imaterrial. Seperti halnya, seorang warga pendatang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Desa Adat Kemenuh, Sukawati. Selain wajib memenuhi denda  senilai 100 Kg beras, pelanggar ini juga dikenai sanksi pembiayaan upacara Caru Eka Sata.

Baca Selengkapnya icon click

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.