Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebagai Pelajar, Cokde Sangat Aware dengan JKN-KIS

Bali Tribune / Sebagai Pelajar, Cokde Sangat Aware dengan JKN-KIS
balitribune.co.id | Denpasar – Biaya kesehatan akan terasa ringan apabila kita memiliki jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan adalah hak dari setiap warga negara, oleh karena itu Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hadir untuk seluruh warga Indonesia dan hal ini adalah benar adanya, bukan hanya isapan jempol semata.
 
Tjokorda Gede Dharmawangsa adalah salah seorang pelajar SMK kelas 2 dan merupakan satu dari sekian banyaknya masyarakat yang telah terbantu dengan adanya program JKN-KIS. Ia yang sering disapa Cokde ini terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2 lantaran sang ayah yang merupakan seorang pekerja swasta pada salah satu hotel yang berada di Kota Denpasar. Selain itu Cokde juga mengaku telah memiliki aplikasi mobile JKN pada handphone miliknya.
 
Selain manfaatnya yang luar biasa, Program JKN-KIS ini juga turut dilengkapi dengan berbagai kemudahan dalam mengakses pelayanan JKN-KIS secara online melalui aplikasi mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapps (Pandawa) serta Care Center BPJS Kesehatan 1500400 dan berbagai kanal pembayaran iuran JKN-KIS yang tentu saja semua itu untuk mencapai tujuan bersama yaitu meningkatkan kepuasan peserta.
 
“Saya pernah sakit demam, kemudian diajak berobat oleh ayah saya ke dokter dan saya menyaksikan langsung jika saat berobat dan mendapatkan obat semuanya telah dijamin Program JKN-KIS,” ucap Cokde.
 
Cokde menambahkan saat berobat dirinya tidak perlu menunggu lama karena telah mengambil nomor antrian secara online pada aplikasi mobile JKN.
 
“Saya datang ke klinik sesuai dengan waktu terdaftar pada aplikasi mobile JKN, hal ini sangat membantu saya yang di saat sakit agar tidak perlu antri dan menunggu lama, selain itu pelayanan yang diberikan saat berobat pun sangat bagus,” jelas Cokde.
 
Cokde mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah dengan adanya program JKN-KIS. Walaupun memiliki JKN-KIS, pelajar 17 tahun ini berharap jika dirinya beserta keluarga akan selalu dianugerahi kesehatan dan berharap Program JKN-KIS akan terus ada serta dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.