Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selain Anggaran, Koster-Ace Siapkan Program Memperkuat Desa Adat

Desa Pakraman
I Wayan Koster disambut pendukungnya usai bertatap muka dengan warga Desa Pakraman Kerta Jaya.

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan dan penguatan desa pakraman. Program penguatan desa pakraman itu menjadi salah satu program prioritas Wayan Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).  Dalam bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali, Koster telah menyiapkan program dengan matang. Pertama, ia ingin melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) mengenai Desa Pakraman. "Namanya kita kembalikan menjadi desa adat. Kedudukan, fungsi dan kewenangannya akan diperkuat," kata Koster saat bertatap muka dengan ratusan warga Desa Pakraman Kerta Jaya, Kelurahan Pendem, Kabupaten Jembrana, Minggu (10/6) lalu. Koster ingin desa adat nantinya memiliki kewenangan luas untuk mendidik karakter, menempa jati diri dan integritas moral manusia Bali. Untuk itu, ia ingin desa adat melaksanakan program pendidikan berbasis agama Hindu mulai dari tingkat PAUD, TK bahkan hingga SD dan tingkat lanjutannya. Untuk menjalankan fungsi dan kewenangannya, Koster akan memberi bantuan Rp 300 juta untuk desa adat. "Desa adat akan diperkuat kedudukan dan kewenangannya. Bantuan masing-masing desa adat per tahun Rp300 juta. Sudah saya hitung anggarannya," ungkapnya. Kedua, dalam penyelenggaraan pendidikan karakter, menempa jati diri dan intgritas moral manusia Bali, Koster komit membangun wantilan untuk desa adat se-Bali. Tak tanggung-tanggung, tak hanya ingin sekadar wantilan berdiri tegak saja. "Yang bagus buat. Karena di wantilan itulah nantinya tempat untuk menempa jati diri, mendidik karakter dan integritas moral anak-anak kita," ungkapnya. Desa adat yang belum memiliki wantilan, tegas Koster, Pemprov Bali nantinya akan menggelontorkan anggaran membangunnya. Bagi desa adat yang sudah memiliki wantilan namun ingin membuat yang lebih besar, Koster juga siap memfasilitasi dan mengalokasikan anggaran. Begitu juga bagi desa adat yang sudah memiliki wantilan cukup memadai dan ingin direnovasi, Koster meminta segera mengajukan kelak ketika ia terpilih sebagai Gubernur Bali. Ketiga, Koster juga ingin desa adat memiliki seperangkat gamelan dan gong untuk sarana berkesenian. "Lengkap dia, megenep, nanti sama seragamnya kalau perlu," tegas Koster. Keempat, Koster akan mengangkat tenaga kontrak dari desa adat setempat untuk mengajar segala hal yang berkaitan dengan adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Selain empat program populis itu, Koster juga masih memiliki program bantuan untuk pura, ngaben massal dan metatah massal. Koster juga berkomitmen terhadap hotmix jalan desa seluruh Bali serta sejumlah program unggulan lainnya untuk memperkuat peran desa adat sebagai benteng budaya Bali sesuai konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Di bagian lain, Koster menerima kebulatan tekad dari Desa Pendem dan Desa Mendoyo, Dangin Tukad. Koster menerima dukungan didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Jembrana Made Kembang Hartawan,  Putu Artha (kader PDIP yang juga Bupati Jembrana), Made "Lolak" Arimbawa (DPP Hanura), anggota Fraksi PDIP DPRD Jembrana, perwakilan partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat. Di hadapan ratusan warga yang hadir, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Jembrana Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa setelah disurvei oleh dua lembaga survei independen dan kredibel, Koster-Ace dinyatakan telah menang dengan raihan 65 persen suara.  "Masih ada waktu 17 hari lagi, mari kita gas dan genjot lagi agar bisa menang 70 persen. Maka itu, kita ajak saudara-saudara yang lain untuk memilih Koster-Ace. Karena Pak Koster kerjanya sudah terbukti untuk pembangunan Jembrana," tegasnya.  Koster yang menerima pernyataan dukungan wargan Kerta Jaya, Kelurahan Pendem yang terdiri dari 4 banjar tersebut, mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan. "Suksma sampun nyarengin Titiyang dalam rangka Pilgub Bali 2018. Astungkara Tiyang terpilih, akan ikut bersama-sama membangun Jembrana agar masyarakatnya sejahtera," ujarnya. Pada kesempatan itu, ratusan warga bersama sejumlah perwakilan tokoh masyarakat yang hadir menyatakan kebulatan tekad siap memenangkan Koster-Ace dengan suara mutlak pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 ini. Selain itu untuk mengungkapkan rasa kebahagian warga atas kehadiran Koster, pada kesempatan itu dipersembahan Tarian Pergu yang hampir punah seperti halnya Jegog sebagai kesenian khas asli Jembrana.

wartawan
redaksi
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.