Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semangat Tampilkan Ciri Khas Kuliner Tabanan

Bali Tribune/ HADIR -Ny Rai Sanjaya hadiri Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2021.

balitribune.co.id | Tabanan  - Berkesempatan untuk mendukung kuliner Tabanan sebagai salah satu ciri khas yang berdaya saing tinggi dan mampu bersaing pada Industri Kecil Menengah di masyarakat, Ny Rai Sanjaya selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan Hadir langsung dalam Pembukaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap ke-3 Tahun 2021, di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Rabu (15/9/2021).
 
Acara dibuka langsung oleh Ny Putri Koster selaku ketua Dekranasda Provinsi Bali, juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Kadis Disperindag Provinsi Bali, Direktur Bank BPD dan OPD terkait. Dalam pembukaan pameran yang berlangsung dengan semangat Bali Bangkit itu, sebanyak 70 tenant mulai dari kuliner, perhiasan, kerajinan, lukisan, hingga pakaian adat bali ditampilkan di dalam hingga area luar Gedung Kesenian tersebut. Meskipun berlangsung sederhana dikarenakan masih dalam nuansa PPKM level 3, namun acara pembukaan ini diharapkan mampu memberikan makna yang luar biasa, terutama dalam membangkitkan kembali perekonomian Bali yang terpuruk akibat Covid-19. 
 
Dengan jumlah total 300 tenant yang sudah turut berpartisipasi dalam pameran Bali Bangkit, mulai dari tahap pertama hingga ketiga sepanjang tahun 2021, upaya kerjasama Dekranasda dengan Provinsi Bali dalam membangkitkan kembali perekonomian sekaligus meningkatkan produktifitas pengrajin di Bali terbukti efektif dan mendapat apresiasi yang luar biasa. 
 
Ny Rai Sanjaya dan Ny Putri Koster juga mengunjungi dan mendukung langsung masing-masing tenant yang melakukan pameran Bali Bangkit Tahap 3 itu. Pesan dari Dekranasda untuk selalu menghargai upaya seniman dalam menciptakan karya seni yang luar biasa, termasuk dalam sentuhan tenun yang dituangkan dalam songket bali dan tenun tradisional. Serta menjadikan kesempatan yang disediakan ini sebagai upaya untuk menempa diri, meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan sumberdaya. Dengan harapan Bali memiliki pariwisata yang kuat dan mandiri, perikanan dan pertanian yang memiliki strategi jitu untuk kemapanan di masa depan, serta  IKM dan UMKM yang  kuat, mandiri dan berdaulat, sehingga satu sama lain akan saling bersinergi. 
wartawan
JIN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.