Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswa SMAN 2 Semarapura Gantung Diri

Bali Tribune/ NANGIS - Ayah dan ibu korban bunuh diri tangisi jenazah anaknya di UGD RSU Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Deretan panjang kasus bunuh diri oleh pelajar kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang pelajar siswa SMAN 2 Semarapura di Klungkung. Korban yang diketahui bernama Kadek Pande Susila (15) ditemukan telah terbujur kaku menggelantung di Kanopi Garage rumahnya yang terletak di Banjar Sangkan buana, Semarapura Kauh. 
 
Menurut Ketut Ali Mawa (35), pamannya di lokasi, korban meninggal diduga menggantung diri ini ini menyebutkan , korban Kadek Susila sempat sebelum melakukan aksi diduga bunuh diri, korban sempat menulis pesan WA kepada orang tuanya untuk  minta dijemput jangan menyertakan ibunya hanya dengan para karyawan  saja. Setelah keluarga datang sekitar jam 8 pagi korban sudah ditemukan mayatnya neggantung kaku diduga meninggal dunia karena bunuh diri di kap kanopi garage rumahnya. Ayah korban Wayan Putra begitu shock melihat kenyataan tersebut, anaknya sudah meninggal dunia, langsung korban dibawa ke UGD RSU Klungkung, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi karena sudah meninggal saat ditemukan.
 
Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sarjana, SH membenarkan ada siswa yang meninggal karena diduga  gantung diri namun motifnya belum diketahui. Menurutnya, saat korban ditemukan korban mempergunakan baju kaos warna putih lengan panjang  serta celana panjang  warna hitam dengan tinggi badan 165 Cm dan berat 59 Kg. Korban ditemukan menggelantung di kanopi garage rumahnya di Banjar Sangkanbuana,Semarapura Kauh, Klungkung. Kematian korban karena bunuh diri ini dibenarkan oleh oleh dr Made Aridana, Dokter UGD RSU Klungkung yang menangani korban.
 
Menurut Ketut Alit Mawa bahwa korban Kadek Pande Susila ini memiliki adik Komang Pande  yang masih duduk dibangku  5 SD di Sebudi, Karangasem. Sedangkan korban baru naik kelas XI di SMA 2 Semarapura, Klungkung. Sedangkan Kakaknya Luh Purnami Santhi (19) masih kuliah di Fak  Ekonomi disalah satu Universitas di Denpasar. Lebih jauh menurut  ketut Ali Mawa (35) dirinya bekerja koperasi milik keluarga. ”Rumah yang ditempati almarhum Kadek Pande Susila ini  adalah rumah tempat mengungsi saat bencana Gunung Agung meletus dulu. Setelah pengungsia usai rumah tersebut  langsung di beli ayah korban sampai kini ditempati almarhum Kadek Pande Susila ini,” terang Ketut Ali Mawa.
 
Korban yang berasal dari Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem ini diketahui orangnya pendiam, tinggal nenyendiri di BTN Sangkan Buana, Klungkung. Sedangkan bapaknya, I Wayan Putra (39) Ketua LPD Sogra sejak tahun 1996, Ibunya bernama Kadek Ariati (37). “Korban tinggal di Perumahan BTN Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh  dengan 2 kamar tidur,” ujar pamannya menambahkan.
 
Sementara itu tetangganya Putu Lilik asal Desa Tegak menuturkan sempat mendapatkan mimpi buruk. Dimana neneknya sempat medadaan dengan anak seorang  cowok. “Saya punya firasat tidak baik dengan Pande Susila ini dan benar ketika datang kerumahnya yang bertetangga dengan korban diketahui korban telah meninggal dunia karena bunuh diri,” ujar Putu Lilik sedih. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.