Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswi SMP Pingsan Usai Divaksin

Bali Tribune/ PINGSAN - Salah seorang siswi tampak mendapatkan perawatan karena pingsan setelah divaksin Covid-19, Senin (5/7).


balitribune.co.id | Gianyar  - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 1 Sukawati tiba-tiba tegang, Senin (5/7). Itu lantaran salah seorang siswa mengalami pusing dan langsung ambruk tak sadarkan diri usai menjalani vaksinasi. Terungkap, malam sebelumnya siswa ini susah tidur lantaran takut divaksin.
 
Awalnya, suasana vaksinasi berjalan lancar di mana siswa di panggil satu per satu untuk divaksin. Namun, suasana berubah menjadi tegang setelah siswi kelas IX berinisial KAF (13) usai divaksin.  Siswa ini mengeluhkan pusing dan langsung jatuh pingsa sehingga membuat siswa lainnya ketakutan. Padahal,  hasil skrining menunjukkan siswi tersebut tidak memiliki riwayat penyakit asma, gangguan jantung, darah, serta tidak pernah terpapar Covid-19.
 
"Siswa ini memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi. Namun  setelah disuntikkan vaksin Sinovac, siswi tersebut merasa pusing dan lemas. Suhu tubuhNYA 35,9, tekanan darahnya 136/94 mmHg,” ujar salah seorang petugas medis yang enggan disebutkan namanya.
 
Petugas yang sudah biasa menangani  kejadian serupa,  kemudian melakukan penanganan dengan pemberian oksigen serta dilakukan pemeriksaan vital. Siswi tersebut kemudian direbahkan dan dilonggarkan jalan nafasnya.
 
Sekitar pukul 11.30 WITA kondisi siswi tersebut stabil dan dipulangkan dalam kondisi baik. “Suhu tubuh dan tekanan darahnya sudah normal.  Keluhan pusingnya sudah hilang sehingga bisa dipulangkan,” terang petugas.
 
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra membenarkan ada seorang siswi SMPN 1 Sukawati yang pingsan usai divaksin. Namun setelah mendapat penanganan kondisinya sudah membaik dan kembali seperti biasa.
 
Menurutnya, siswi tersebut pingsan bisa karena trauma, atau takut menjalani vaksinasi. Sebab apabila ada keluhan medis tentunya sudah diketahui oleh petugas kesehatan yang melakukan skrining sebelum anak itu divaksin. 
 
Pihaknya juga sudah sampaikan ke seluruh sekolah agar menyampaikan kepada siswa yang kondisinya kurang baik agar mengatakan sejujurnya kepada petugas kesehatan. "Tapi untuk anak ini disebutkan sebelumnya begadang, susah tidur karena takut divaksin," pungkasnya.
wartawan
Redaksi
Category

Gara-Gara Kucing Melintas, Warga Temukan Bayi Dibuang di Goa Gong

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pembuangan bayi kembali menggemparkan warga Bali. Kali ini, seorang bayi perempuan ditemukan telantar di semak-semak kawasan Goa Gong, Jalan Goa Betel, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Beruntung, bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah ditemukan oleh seorang warga bernama Matias Lau Kolly (25) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 23.43 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Putaran Pembuka Moto3 Junior, Binaan Astra Honda Siap Taklukan Sirkuit Barcelona

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, siap melesat kencang hadapi tantangan baru pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 yang dimulai akhir pekan ini pada 21-24 Mei 2026, di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Musim ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Ramadhipa setelah tampil impresif pada European Talent Cup (ETC) tahun lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.