Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soroti Lemahnya Pengamanan Pasar Seririt, Polisi Minta Dipasang CCTV

Bali Tribune / PENCURIAN - Kapolsek Seririt AKP Suwandra mengumpulkan jajaran Muspika Kecamatan Seririt termasuk Lurah Seririt Gusti Bagus Sudiro Serta perwakilan dari Kantor Kesbangpol Buleleng menyikapi pencurian beruntun yang terjadi di Pasar Seririt.
balitribune.co.id | SingarajaKapolsek Seririt AKP Made Suwandra menanggapi serius atas lemahnya sistem keamanan di Pasar Seririt yang menjadi penyebab pasar nomor dua terbesar di Buleleng itu kerap disatroni maling. Selain tidak maksimalnya kerja para waker, sistim pengamanan melalui CCTV dianggap faktor lain yang menjadi penyebab para pencuri leluasa membongkar kios maupun lapak para pedagang.
 
Tak tanggung-tanggung Kapolsek Seririt AKP Suwandra mengumpulkan jajaran Muspika Kecamatan Seririt termasuk Lurah Seririt Gusti Bagus Sudiro Serta perwakilan dari Kantor Kesbangpol Buleleng dikantor pasar Seririt, Rabu (23/11).
 
Bahkan direksi PD Pasar Argha Narottama Buleleng yakni Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Made Agus Yudiarsana, SH ikut dihadirkan dalam pertemuan tersebut.
 
"Seluruh pintu masuk dibuka dan ditutup pegawai pasar termasuk kunci gembok disimpan petugas pasar. Namun saya heran kenapa masih kebobolan (kecurian) juga," ucap AKP Suwandra.
 
Karena itu ia meminta pihak pasar merubah sistim pengamanan pasar dengan menambah durasi patroli bahkan menambah petugas yang melakukan pengamanan dalam pasar.
 
"Paling tidak pengelola pasar harus bisa menghadirkan rasa aman kepada pedagang dipasar dengan menambah perangkat pendukung keamanan," ujarnya.
 
Untuk itu menurut dia, pihak pasar harus menambah perangkat pengamanan dengan memasang kamera pengawas atau CCTV  pada setiap pintu masuk dan sudut-sudut yang memungkinkan dilakukan pemantauan.
"Salah satu perangkat pengamanan ya CCTV. Dipasar ini harus tersedia CCTV untuk memudahkan memantau dan melakukan identifikasi terhadap lalu lintas orang yang keluar masuk pasar," ucapnya.
 
Sementara Dirut PD Pasar Argha Narottama Buleleng Made Agus Yudiarsana, SH mengatakan pertemuan dengan Muspika Kecamatan Seririt dengan jajarannya bagian dari diskusi untuk melakukan evaluasi pengamanan pascaterjadinya pencurian beruntun di Pasar Seririt.
 
Hanya saja terkait pengamanan pasar, Agus berdalih bahwa petugas pengamanan pasar hanya bertugas mengamankan aset pasar dan tidak bertanggungjawab terhadap pengamanan barang milik pedagang.
 
"PD Pasar hanya megelola tempat transkasi dan bukan menjadi tempat penitipan barang. Kita hanya memfasilitasi ketika ada barang-barang pedagang yang hilang ke pihak berwajib," jelasnya.
 
Saran Kapolsek AKP Suwandra agar ditambah fasilitas pengamanan seperti CCTV dibenarkan Agus. Hanya saja menurut Agus, yang paling bertanggungjawab atas keamanan barang-barangnya yakni pedagang sendiri.
 
"Pedagang yang memastikan keamanan barangnya. Kalau pedagang mau berpartisipasi soal keamanan silahkan," tandasnya.
 
Sebelumnya sejumlah pedagang di Pasar Seririt mengeluhkan keamanan dipasar tersebut. Pasalnya telah terjadi pencurian beruntun dalam minggu ini yang menyebabkan kerugian pedagang tidak sedikit. Ironisnya, laporan pedagang kepada aparat terkait tak membuahkan hasil. Buktinya, nyali pencuri tak juga ciut dan masih terus melakukan aksinya membongkar kios milik pedagang.
 
Seperti yang menimpa pedagang bernama Agus Susila (54) kios tempatnya berjualan kain dan busana dilantai dua dibobol pencuri kerugian yang dialaminya senilai Rp 5 juta lebih. Begitu juga pedagang bernama Abdul Manaf (55) kios tempatnya berjualan dilantai dua dibongkar pencuri dan perhiasan terbuat dari perak dan batu-baru berharga senilai Rp 26 juta juga raib. Tak hanya itu pedagang di Los Buah juga tak luput dari aksi pencurian.
wartawan
CHA
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.