Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Spaso Optimis dengan Skuat Bali United

Ilija Spasojevic

BALI TRIBUNE - Menghadapi tuan rumah PSMS Medan pada pekan ke-18 Liga 1 2018, di Stadion Teladan Medan Sabtu malam besok, Bali United dipastikan tanpa diperkuat dua pemain andalannya, Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly. Meski tanpa Ricky dan Fano, namun striker Serdadu Tridatu Ilija Spasojevic mengaku optimis timnya bakal bisa meladeni permainan tuan rumah PSMS Medan, yang dalam beberapa laga terakhir menunjukkan tren positif. “Saya rasa Bali United tetap akan tampil solid meski tidak diperkuat Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly, masih banyak pemain lain yang saya percaya mereka bisa bermain bagus juga,” ujar Spasojevic, kemarin. Tim Bali United bertolak ke Medan, Kamis kemarin dengan membawa 20  pemain. Tidak adanya dua nama, Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly di dalam rombongan kemarin, karena kedua pemain tersebut memperkuat Timnas Indonesia U-23. Spasojevic mengakui peran kedua rekannya itu sangat vital di tim Serdadu Tridatu. Namun ia tetap yakin dengan potensi pemain lainnya yang akan menggantikan peran Ricky maupun Lilipaly. "Peran Ricky dan Lilipaly dalam tim memang bisa dibilang cukup penting. Tapi saat ini mereka dipanggil timnas dan kami harus siap untuk situasi tersebut. Kami adalah tim yang terdiri dari 30 pemain dan saya cukup yakin dengan potensi pemain lainnya yang akan menggantikan peran mereka. Ini kesempatan untuk pemain-pemain lain untuk menunjukkan kualitas yang dimiliki," ujar Spaso. Ditanya tentang kekuatan PSMS Medan, Spaso tetap menyebut bila tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut memiliki kualitas yang tidak boleh diremehkan, kendati saat ini tim PSMS Medan barada di papan bawah klasemen sementara. "Saya rasa tim PSMS Medan tetap merupakan lawan yang berbahaya untuk kami. Terakhir mereka menang 3-1 atas salah satu tim terbaik di Indonesia, PSM Makassar. Itu jadi bukti kalau mereka tidak boleh diremehkan. Tapi kami akan datang ke Medan dengan tekad meraih poin dan kami akan kerja keras untuk itu," kata Spaso.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.