Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tampil Megah, Wisatawan Akan Nyaman Berburu Oleh-oleh di Pasar Seni Kuta

Bali Tribune / DIRENOVASI - Bangunan Pasar Seni Kuta, Badung yang sudah rampung direnovasi

balitribune.co.id | KutaPara pedagang di Pasar Seni yang direlokasi ke Pantai Kuta, Badung berharap bisa segera menempati bangunan baru Pasar Seni Kuta yang kini sudah rampung direnovasi. Namun, rampungnya renovasi bangunan Pasar Seni Kuta membuat padagang merasa was - was akan terjadi kenaikan harga sewa. Selain keputusan untuk pindah belum ada, pedagang pun cemas tarif sewa kios Pasar Seni Kuta yang baru jauh lebih mahal dari sebelumnya.

Keberadaan Pasar Seni Kuta biasanya menjadi salah satu tempat berburu oleh-oleh atau suvenir khas Bali saat wisatawan berwisata di Bali. Pedagang di Pasar Seni Kuta menjual beragam suvenir berupa kaos, sarong, tas, sandal dan kerajinan khas Bali lainnya. Salah seorang pedagang yang telah berjualan di Pasar Seni Kuta sejak sebelum direnovasi, Suriani mengaku selama masa renovasi pihaknya berjualan di Pantai Kuta. 

"Untuk sementara karena Pasar Seni Kuta masih direnovasi, kami berjualan di Pantai Kuta. Tapi di Pantai Kuta sering diterpa hujan dan angin kencang. Kami masih menunggu pemberitahuan kapan diizinkan untuk pindah ke Pasar Seni yang baru selesai direnovasi ini," katanya saat ditemui di Pantai Kuta, Badung, Selasa (14/2).

Sembari menunggu bisa segera dipindah ke Pasar Seni Kuta yang baru, sejumlah pedagang juga merasa khawatir apabila nantinya tarif sewa kios lebih mahal dari sebelum direnovasi. Demikian disampaikan Sandra dan Jro Ayu yang merupakan pedagang di Pasar Seni Kuta. 

Sejak dilakukan renovasi sekitar Juni 2022 lalu, Pasar Seni Kuta kini telah berubah menjadi bangunan gedung pasar yang megah. Bangunan berlantai tiga ini memiliki ratusan kios lengkap dengan fasilitas toilet, CCTV hingga area parkir kendaraan yang luas. Pemanfaatan gedung saat ini masih menunggu proses serah terima dan diupacarai secara Hindu.

Tampilan baru Pasar Seni Kuta diharapkan memberikan kenyamanan bagi wisatawan domestik maupun asing saat berbelanja suvenir khas Bali yang akan dijadikan oleh-oleh ketika kembali ke tempat asalnya. Para pedagang pun berharap dapat segera kembali berjualan di bangunan baru Pasar Seni Kuta.

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.