Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Telkomsel Perluas Wawasan Digital Mahasiswa di Beberapa Kampus Wilayah Nusa Tenggara Barat

Bali Tribune/Telkomsel di kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di IKIP Mataram dan Universitas Muhammadyah Mataram
balitribune.co.id | Mataram - Di era digital ini, sebagai wujud kepedulian Telkomsel di dunia pendidikan dan sebagai satu-satunya operator milik Indonesia turut serta memeriahkan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di IKIP Mataram dan Universitas Muhammadyah Mataram (UMMAT) dengan menjadi pembicara di salah satu sesi PKKMB dengan tema Indonesias Digital Landscape yang diikuti oleh lebih dari 2000 mahasiswa. 
 
Selain itu, Telkomsel juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan IKIP Mataram dan Universitas Muhammadiyah Mataram dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan teknologi, serta pengabdian pada masyarakat, Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam rangka mendukung kegiatan bersama.
 
Manager Branch Mataram, Sandy Adyat mengatakan, “Kerjasama ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami dalam dunia pendidikan pada umumnya, dan kepada mahasiswa baru khususnya. Kami berharap agar para mahasiswa baru tahun ini lebih aware terhadap perkembangan dunia digital di Indonesia, serta bagaimana dampaknya terhadap mereka dalam beraktifitas, terutama di dunia maya. Dalam kesempatan ini Telkomsel juga mengajak mahasiswa untuk berinternet secara bijak dan positif, serta memberdayakan sarana internet sebagai media untuk meningkatkan softskill baik dari sisi komunikasi, penyebaran informasi maupun enterpreneurship.”
 
Rektor IKIP Mataram, Prof. Drs. Kusno, DEA. Ph.D. mengungkapkan, Kami bangga bisa bekerjasama dengan Telkomsel sebagai salah satu operator yang terkemuka di Tanah Air. Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini dan manfaatnya secara nyata kami rasakan. Semoga kerjasama dengan Telkomsel ini terjaga kontinuitasnya di masa depan.”
Pada kesempatan yang berbeda, Rektor Universitas Muhammadyah Mataram, DR. H. Arsyad Abdul Gani, M.Pd. menambahkan, Kami perwakilan dari UMMAT sangat senang bisa bekerjasama dengan Telkomsel dan selalu membuka diri untuk menjalin kerjasama terbaik, terutama dalam mengembangkan Catur Dharma perguruan tinggi.”
wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.