Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terkait Kisruh PPDB - Komisi IV DPRD Badung Sidak SMPN 2 Kuta

PPDB
SIDAK - Komisi IV DPRD Badung saat sidak ke SMPN 2 Kuta terkait PPDB, Selasa (4/7)

BALI TRIBUNE -Kisruh penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Badung belum berakhir. Menyikapi kondisi tersebut, Selasa (4/7), Komisi IV DPRD Badung menggelar sidak ke SMPN 2 Kuta. Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi IV, AAN Ketut Nadiputra dengan didampingi anggotanya seperti Luh Gede Mediastuti, Putu Yunita Oktarini, Gede Wardana Erawan, dan IB Alit Argapatra. Mereka diterima oleh Kepala SMPN 2 Kuta, I Nyoman Wertha bersama jajarannya.

Nadiputra usai sidak menyatakan, pihaknya sengaja turun ke sekolah-sekolah karena banyaknya keluhan yang masuk ke DPRD Badung terkait susahnya mendapat sekolah. “Kita sengaja sidak ke sekolah untuk mencari tahu masalah sebenarnya. Dimana sih masalahnya, kok banyak sekolah siswa tidak dapat sekolah,” ujarnya.

Dari pantauan Komisi IV, SMPN 2 Kuta tidak sekisruh sekolah lain. Pasalnya, hampir semua siswa yang berada di zona itu mampu tertampung. Bahkan dari penjelasan kepsek, SMPN 2 Kuta sengaja menyiapkan belasan “bangku kosong” untuk menampung siswa yang berada di dekat zona namun berada di luar Badung. “PPDB di SMPN 2 Kuta sudah cukup bagus. Tidak begitu bergejelok seperti di sekolah lain, tetapi kita tetap imbau sekolah agar sebisa mungkin menampung siswa asal Badung yang ada dizonasi tersebut,” katanya.

Nah, dari informasi yang didapat Komisi IV, PPDB yang banyak bermasalah justru terjadi di SMPN 1 Kuta. Puluhan siswa asal Kedonganan dan Jimbaran justru tidak terakomodir di sekolah tersebut. Menyikapi hal itu, Gung Nadi-sapaan politisi asal Kerobokan ini mengaku akan segera melakukan mediasi. Sehingga siswa-siswa yang masih berada di zona itu bisa terakomodir. “Yang banyak bermasalah itu ternyata di SMPN 1 Kuta. Disitu informasi terakhir ada puluhan siswa belum dapat SMP Negeri,” terangnya.

Pihaknya sendiri menduga kisruh PPDB yang berkepanjangan ini terjadi lantaran tidak singkronnya informasi kebijakan dari atas sampai ke bawah. Mulai dari Dinas, sekolah, lurah hingga kepala lingkungan. Sehingga masyarakat yang anaknya dikejar waktu pendaftaran dibuat panik.

“Khusus untuk di Kuta, kita sudah suruh data sampai tanggal 5 besok. Berapa sih anak yang belum dapat di negeri?,” ujarnya sembari menambahkan siswa yang belum tertampung wajib ada solusi, misal penambahan rombel atau penambahan sekolah.

Hal senaga juga disampaikan anggota Komisi IV, Luh Gede Mediastuti. Politisi asal Kuta ini sangat menyayangkan masih banyak siswa asal Kecamatan Kuta belum dapat sekolah. “Ini harus segera ada solusi. Yang jelas masih ada puluhan anak belum dapat sekolah di SMPN 1 Kuta. Ironisnya, anak-anak yang tidak diterima ini masuk zonasi sekolah itu,” katanya.

Ia pun minta kalau rombel sudah penuh, agar dibuka rombel baru. Sehingga tidak ada siswa yang sampai terlantar tidak dapat sekolah. “Bagaimana pun juga mereka harus dapat sekolah. Kalau memang rombel penuh, ya buka doble shif,” pinta politisi asal Kuta ini.

wartawan
I Made Darna
Category

Dermaga Khusus Penyeberangan Celukan Bawang-Ketapang Dibangun Bulan Depan

balitribune.co.id I Singaraja - Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Kabupaten Buleleng segera memasuki tahap pengembangan dengan pembangunan dermaga penyeberangan baru. Proyek ini dipersiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, terutama saat musim libur panjang.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SiLPA Badung Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui evaluasi Gubernur Bali. Meski demikian, fraksi berlambang banteng tersebut menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.