Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tersangka Bentrok Ormas Dititipkan di Polda

Suasana evakuasi 11 tersangka dari Kejari Denpasar menuju Polda Bali, Senin (25/4) petang dikawal ketat sejumlah anggota polisi dan diiringi anggota ormas Laskar Bali.

Denpasar, Bali Tribune

Kejadian pelimpahan 11 tersangka bentrok antar ormas di Jalan Teuku Umar Denpasar dari Kejari Denpasar ke Lapas Kelas II-A Denpasar (Lapas Kerobokan,red) Kamis (21/4) sore yang berujung penolakan pihak lapas dan terjadi insiden kerusuhan, sehingga dipindahkan ke Polersta Denpasar, akhirnya Senin (25/4) pagi dikembalikan ke Kejari Denpasar.

Setelah dilakukan negosiasi dan rapat antara pihak lapas dengan Polda Bali, akhirnya pihak Kejari mendapat informasi jika 11 tersangka tersebut dapat diterima di ruang tahanan Polda Bali dengan status titipan atau bersifat sementara.

Pantauan Bali Tribune, sebanyak 11 tersangka betrok ormas ini dibawa ke Kejari Denpasar dengan pengawalan ketat puluhan anggota Polresta Denpasar bersenjata lengkap sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka adalah Susanto alias Antok, Robertus Korli alias Robi, I Kadek Latra alias Caplus, I Ketut Mertayasa alias Toplus, I Nyoman Suanda alias Wanda, Gusti Putu Eka Krisna Arianto alias Ngurah Krisna, Ishak alias Pak Is, I Wayan Gunarta alias Egi, I Dewa Kadek Dedi Kotha Widiatmika alias Dewa Jebir, Nanang Najib alias Tole dan I Gusti Agung Ngurah Niriyawan langsung menempati sel tahanan Kejari Denpasar.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hery Wiyanto ketika diminta konfirmasinya, mengatakan 11 tersangka ini dikembalikan ke Kejari Denpasar dengan beberapa alasan, di antaranya ruang tahanan Polresta Denpasar sudah over load. “Jadi ada beberapa alasan pengembalian 11 tersangka ini, salah satunya tahanan Polresta yang sudah tidak cukup menampung 11 tersangka titipan ini,” tegasnya.

Setelah dikembalikan, ratusan massa dari ormas Laskar Bali mendatangi Kejari Denpasar untuk memberikan dukungan moril kepada rekannya yang terkatung-katung karena belum mendapat tempat untuk menjalani penahanan. Bahkan hingga Senin (25/4) petang sekitar pukul 18.00 Wita, ratusan massa masih berkumpul di halaman belakang hingga ruang tahanan Kejari Denpasar, karena belum ada kepastian kemana 11 tersangka ini akan dibawa.

Pasalnya, Lapas Kerobokan yang seharusnya menampung 11 tersangka ini menolak dengan alasan keamanan. Barulah sekitar pukul 18.30 Wita, Kasi Pidum Kejari Denpasar, I Ketut Maha Agung mengatakan jika 11 tersangka ini akan dititipkan sementara ke Rutan Polda Bali. “Karena Lapas menolak makanya kami titipkan dulu di Polda, sambil menunggu koordinasi dengan Lapas Kerobokan,” tegasnya.

Ia mengatakan penitipan ini sifatnya sementara. Apalagi di Rutan Polda Bali juga mengalami over load tahanan. Ditambahkannya, jika nantinya Lapas Kerobokan sudah siap menerima atau ada solusi lain, barulah 11 tersangka ini dikembalikan.

Ditemui terpisah, Sekjen Laskar Bali, Ketut Putra Ismaya Jaya, didampingi penasihat Laskar Bali, AA Suma Widana menegaskan pihaknya sangat menghormati hukum. Namun pihaknya juga minta keadilan kepada kepolisian dan kejaksaan. “Kami memang salah, dan sekarang kami menghormati proses hukum yang berjalan. Tapi kami juga minta keadilan supaya kami juga ditempatkan di tempat yang semestinya,” tegas Ismaya.

Ditanya terkait penitipan 11 tersangka di Polda Bali, Ismaya mengatakan akan menghormatinya. Ia mengatakan Laskar Bali memiliki komitmen untuk menjaga Bali dan tidak membuat keributan seperti sebelumnya. “Kalau memang harus ditempatkan di Polda Bali, kami juga akan menghormatinya,” pungkas Ismaya.

Empat Tersangka

Senin (25/4) kemarin, Polres Badung melimpahkan empat tersangka penganiayaan di Lapas Kerobokan yang berujung tewasnya dua narapidana (napi) pada Kamis (17/12/2015). Mereka adalah Kadek Lingga Januarta alias Lingga (21) mantan penghuni Blok C 1 Lapas Kerobokan sedangkan alamat sebelumnya Br. Nakan Yeh Kuning Jembrana terlibat kasus penggelapan. I Putu Heri Saptrawan (33) mantan Blok C2 beralamat Jalan Cokroaminoto Denpasar kasus narkotika telah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan. I Wayan Sumerta Antara alias Beji (27) mantan penghuni Blok C1 beralamat di Jalan Besakih Banjarangkan Sari Pemogan yang merupakan titipan jaksa kasus narkoba. I Made Atmaja Eka Putra alias Girut (19), mantan Blok C beralamat Jalan Sedap Malam Denpasar, terlibat sebelumnya kasus penganiayaan.

Kasi Pidum Kejari Denpasar, Ketut Maha Agung mengatakan empat tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap korban di dalam Lapas Kerobokan yang berujung tewasnnya dua napi. Selanjutnya dijerat pasal 170 dan 351 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Empat tersangka ini hanya melakukan penganiayaan. Untuk tersangka lainnya yang melakukan pembunuhan belum dilimpahkan,” tegas Maha Agung, sembari menyebutkan keempatnya selanjutnya ditahan di Rutan Tabanan.

Copot Kalapas

Kajari Denpasar, Imanuel Zebua yang memantau langsung pengangkutan 11 tersangka dari Kejari Denpasar menuju Polda Bali, ketika diminta konfirmasinya mengatakan diputuskan untuk 11 tersangka ditahan sementara di Polda Bali. “Kemudian akan dilanjutkan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait, untuk mencari jalan keluar di mana seharusnya mereka ditahan,” katanya.

Tentang penahanan yang dilakukan di Polda Bali, Kajari mengatakan ini bukan penahanan yang seharusnya, namun ini untuk mencari yang terbaik supaya aman. Sebenarnya, diarahkan ke lapas, namun karena pihak Lapas Kerobokan juga mengatakan bahwa situasi dan kondisi di sana belum kondusif untuk menerima kembali mereka. ‘’Namun apapun alasannya, akan dirapatkan kembali untuk mencari jalan terbaik sesuai dengan aturan,’’ tegasnya.

Sebelumnya, Kajari bahkan sempat geram atas dikembalikannya 11 tahanan kasus pembunuhan di Jalan Teuku Umar Denpasar tersebut. ‘’Terus terang, kami merasa dipingpong oleh Kalapas Kerobokan. Kejaksaan kan tak punya rumah tahanan, yang punya itu lapas. Dengan penolakan ini, Kalapas Kerobokan sebenarnya telah menyalahi aturan dalam UU Kehakiman. Harusnya tahu ada seperti ini, harus ada pengamanan khusus sebagai antisipasi. Harusnya kalapasnya dicopot saja,’’ tandas Kajari.

wartawan
soegiarto
Category

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sukses Raih 18 Prestasi, Tabanan Perkuat Ekosistem Budaya di Utsawa Dharma Gita Bali XXXIII

balitribune.co.id | Tabanan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Tabanan dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB ke-48

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.