Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Timbulkan Bau, Warga Protes Pabrik Tepung Ikan

Bali Tribune/Warga Ketapang Lampu, Pengambengan protes bau busuk yang diduga beerasal dari aktiftas pabrik tepung ikan.

balitribune.co.id | NegaraBelakangan ini, aktifitas pabrik pengolahan ikan kembali dikeluhkan oleh warga Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Puluhan warga protes dan mengeluhkan bau busuk yang menyengat yang ditimbulkan oleh aktifitas pabrik tepung ikan PT BBM (Bumi Bali Mina). Selain itu, diduga pabrik yang berada di sekitar permukiman warga ini juga membuang limbah langsung ke laut.

Puluhan warga Ketapang Lampu ini beberapa hari lalu sempat protes dengan menggelar aksi damai mengenakan masker. Warga mengeluhkan bau busuk dan menyengat yang diduga ditimbulkan dari aktiftas pabrik tepung ikan PT BBB tersebut. Selain aktiftas warga terganggu oleh bau busuk, beberapa warga mengeluhkan adanya ikan dan udang yang mati. Tercemarnya perairan ini juga diduga dampak pembuangan limbah ke laut dari pabrik tersebut. Memang di sisi kanan pabrik BBM memang terdapat pembuangan limbah. Di sekitar pipa pembuangan itu, warna air laut memang tampak berbeda.

Namun pihak perusahaan justru membantah aktiftas pabriknya menimbulkan dampak lingkungan seperti bau busuk menyengat dan pencemaran. Pemilik PT BBM, Kukuh AW justru menyatakan  produksi perusahaannya lebih rendah dibandingkan kapasitas produksi maksimal. Kendati kapasitas pabrik 500 ton, PT BBM hanya berproduksi sekitar 5 ton saja. Ia menyebut tudingan warga tersebut ganjil lantaran ia yakin bau yang dikeluhkan itu bukan bersumber dari pabriknya "Kami jauh dari kapasitas produksi. Jadi rasanya tidak mungkin menimbulkan bau. Ini menjadi aneh," ujarnya.

Semenatara itu, Kasi Perencanaan dan Pengelolaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, Luh Putu Priladewi mengakui telah melakukan pembinaan terhadap enam perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan ikan, pengalengan dan pengolahan tepung ikan di Desa Pengambengan.

"Dari penilaian kinerja untuk lingkungan hidup, semua yang ada di Pengambengan itu semua punya IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah)” ungkapnya Jumat kemarin. Sedangkan untuk pembuangan air limbah kelaut, menurutnya kewenangan di pemerintah pusat, "Prosesnya masih diurus ke Pusat dan kami bantu," ujarnya.

Namun ia mengakui pembuangan limbah ke laut yang dilakukan PT BBM itu memang menyalahi lantaran perizinannya masih dalam pengurusan. "Itu pabrik penepungan, mungkin larutan untuk tepung masih ada tercampur sama airnya. Tetapi mereka itu sudah ada analisa air setiap bulan, dan yang harus mereka lakukan, itu pelaporannya enam bulan ke kami," jelasnya. Menurutnya sebelum dibuang ke laut, limbah pabrik ini memang seharusnya dilakukan penampungan dan diolah terlebih dahulu. Sedangkan perbedaan warna air laut menurutnya kemungkinan karena ada vairan slude (lumpur, red) atau ada banyak endapan.

Sedangkan terkait banyak ditemukan ikan dan udang yang mati, menurutnya ada dua kemungkinan. Pertama, mungkin sisa produksi pengolahan tepung ikan seperti tulang ikan atau ikan yang tidak langsung lolos dalam pengolahan. Kemungkinan kedua adalah sisa-sisa ikan yang tercecer saat diangkut dari belakang pabrik.

"Kami akan coba memastikan biar tidak simpang siur. Enam perusahaan dalam pembinaan kami, akan dinilai predikat kinerjanya. Predikat itu nanti akan menentukan bentuk sanksi administrasi atau sanksi lainnya. kalau dari ini ada beberapa temuan akan kami tindaklanjuti bulan depan," tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.