Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Lokasi Penyu Hijau dan Lekang Bertelur

Bali Tribune/ PENANGKARAN - Wabup Made Kasta bersama Kapolres AKBP Bima Arya Viyasa lakukan penangkaran telor penyu hijau dan lekang di Klotok.


balitribune.co.id | Semarapura - Mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar mengenai adanya jenis penyu hijau dan penyu lekang yang melakukan proses bertelur di Pantai Klotok Desa Tojan Kabupaten Klungkung, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau Lokasi tempat bertelur Penyu tersebut, Kamis (10/6/2021). 
 
Menurut Ketua Kelompok Pelestari Penyu Watu Klotok (KPPWK) Ketut Sergig menyampaikan jenis Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) sering bertelur di sepanjang Pantai Lepang sampai Pantai Watu Klotok pada Awal bulan Mei sampai dengan Akhir Bulan Agustus dengan jumlah telur yang dihasilkan kurang lebih 5400 butir telur. Proses dari telur sampai menetas kedua jenis penyu ini terjadi antara 42-45 hari. Dihadapan Wakil Bupati Klungkung, Ketua Kelompok Pelestari Penyu Watu Klotok (KPPWK) Ketut Sergig, meminta bantuan jaring yang nantinya akan dipakai oleh KPPWK sebagai pagar pengaman telur penyu dari serangan binatang liar  
 
Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk dapat segera membantu Kelompok Pelestari Penyu Watu Klotok. "Saya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuyk dapat segera membantu  Kelompok Pelestari Penyu Watu Klotok," ujar Wabup Kasta.
 
Wabup Kasta dalam kesempatan tersebut melakukan peletakan telur pada lokasi yang sudah disiapkan oleh Kelompok Pelestari Penyu Watu Klotok dengan luas lahan 50 meter persegi. Wabup Kasta mengharapkan agar semua telur Penyu ini dapat menetas dengan baik, sehingga dapat menambah populasi Penyu Hijau dan Penyu Lekang di Dunia. Mendampingi Wabup Kasta dalam Kegiatan tersebut Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa, S.I.K., M.H. dan Perangkat Desa setempat. 
wartawan
SUG
Category

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

90 Ribu Kendaraan di Buleleng Tunggak Pajak

balitribune.co.id | Singaraja - Persoalan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Buleleng masih menjadi pekerjaan besar bagi Samsat Singaraja. Sekitar 90 ribu kendaraan roda dua dan roda empat tercatat belum memenuhi kewajiban pajaknya. Di tengah tingginya angka tunggakan tersebut, realisasi penerimaan PKB hingga kini baru mencapai 73,72 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penghargaan Kategori Hospitality, Service & Retail Mendorong Pengelola Kawasan Pariwisata Menjaga Kualitas Destinasi

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menganggap penghargaan kategori Hospitality, Service & Retail dari lembaga survei atau lembaga penilaian kepada kawasan pariwisata ini merupakan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengembangan dan pengelolaan destinasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.