Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Toleransi Umat Beragama di Subak Babakan Bayuh, Dua Agama Harmonis Jaga Kelestarian Alam

Kebersamaan
Bali Tribune / KEBERSAMAAN - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan hadir ditengah-tengah kebersamaan krama Subak Babakan Bayuh Sangkaragung.

balitribune.co.id | Negara - Keberagaman dan toleransi beragama terpancar kuat dari setiap jengkal tanah jegog Jembrana. Seperti kebersamaan umat Hindu dan Muslim yang tergabung sebagai petani pengempon Subak Babakan Bayuh, Desa Sangkaragung, menggelar tradisi lima tahunan Tasyakuran Mushola At-Taqwa di Subak Babakan Bayuh  Kelurahan Sangkaragung Jembrana, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol nyata harmonisasi dua agama dalam menjaga kelestarian alam, tradisi gotong royong, serta keberlanjutan sektor pertanian lokal. Panitia Tasyakuran Mushola At-Taqwa sekaligus Wakil Kelian Subak Babakan Bayuh, Airul  Umam, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas rezeki, kesehatan, dan hasil pertanian yang melimpah. 

Lebih dari itu, tradisi ini menegaskan eratnya sinergi antara umat Hindu dan Muslim di Subak Babakan Bayuh. "Maknanya kita bersyukur bahwa kami sebagai petani telah diberikan kesehatan dan hasil pertanian yang baik. Umat Hindu dan Muslim di sini tetap bersinergi sudah terjalin sejak lama, mengutamakan gotong royong dan kebersamaan," ujarnya.Tradisi ini digelar setiap lima tahun sekali.

Sementara Krama Subak ini tidak hanya dari umat hjndu tapi juga umat muslim  sekitar  100 Kepala Keluarga (KK). Harmoni ini tetap terjaga sebagai  warisan leluhur yang terus dilestarikan. Selain perbaikan dan perawatan Mushola At-Taqwa, kebersamaan antar umat bersama juga terjalin saat pelaksanaan upacara di Pura Hulun Danu Batur Bangli , di mana umat Muslim turut hadir dan berpartisipasi menjaga keharmonisan. 

"Nilai utama dari perjuangan para tokoh terdahulu ini diwariskan kepada generasi muda agar semangat bertani dan mencintai tanah air tetap menyala, " terangnya. Lebih lanjut , Umam menjelaskan kebersamaan ini semakin kokoh ditengah tantangan alih fungsi lahan serta ancaman abrasi. Saat ini luas areal Subak Babakan Bayuh saat ini terus mengalami penyusutan dari 56 hektar menjadi 52 hektar akibat tergerus air pasang surut

Sementara itu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang hadir ditengah-tengah kebersamaan krama Subak Babakan Bayuh menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada seluruh petani serta masyarakat di wewidangan Subak Babakan Bayuh. Menurutnya krama Subak  konsisten menjaga hubungan harmonis lintas agama dan secara nyata menjaga kelestarian alam secara turun-temurun dengan kearifan lokal.

"Selaku pimpinan daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga hubungan baik ini secara turun-temurun. Hubungan harmonis dengan sesama manusia dan alam harus terus dirawat, termasuk tidak membuang sampah sembarangan," tegas Bupati Kembang. Pihaknya menekankan bahwa di tengah tantangan dan situasi keuangan daerah yang terbatas, kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan merupakan tindakan yang sangat luar biasa .

Terlebih menurutnya bentang alam wilayah Jembrana memiliki potensi kerawanan bencana sehingga sangat dibutuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh komponen masayarakat dalam menjaga kelestarian alam, "kepedulian  masyarakat dalam menjaga lingkungan adalah tindakan yang sangat luar biasa untuk mencegah dampak yang tidak diinginkan seperti bencana alam, sekaligus mendukung pembangunan," tandas Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. 

wartawan
PAM
Category

Antre BBM di Renon, Dapat Nasi dan Air Mineral Geratis

balitribune.co.id | Denpasar - Kepedulian terhadap warga yang mengantre bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu lama ditunjukkan oleh Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar. Pada Kamis (15/10/2026), Perumda BPS membagikan nasi dan air mineral kepada warga yang mengantre BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Puputan, Renon Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Distribusikan Logistik di 38 SPBU

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pimpinan daerah, mendampingi serta membantu masyarakat yang tertahan dalam antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menginstruksikan pengerahan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Badung ke 38 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di enam kecamatan dj wilayah Badung pada Kamis (15/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Narkoba Sejak Dini, Bunda Anti Narkoba Badung Ajak Pelajar Bentengi Diri Lewat Seni Budaya

balitribune.co.id | Mangupura - Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tak cukup hanya melalui imbauan dan ceramah. Pemerintah Kabupaten Badung mencoba pendekatan berbeda dengan memadukan edukasi bahaya narkoba dan pagelaran seni budaya untuk membangun karakter generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Siapkan Nakes dan Ambulans, Antisipasi Dampak Antrean BBM

balitribune.co.id | Singaraja - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyiapkan tenaga kesehatan hingga ambulans untuk mengantisipasi dampak dari antrean panjang warga yang akan membeli bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu disampaikan Bupati I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai membuka kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Buleleng di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (15/10/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SPBU Hanya Buka Sampai Pukul 21.00 Wita, Antrean Kendaraan di Karangasem Semakin Parah

balitribune.co.id | Amlapura - Antrean kendaraan warga yang akan mengisi BBM di seluruh SPBU di Kabupaten Karangasem semakin parah dan horor. Di SPBU yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Subagan, Amlapura, antrean kendaran mulai dari mobil pribadi, mobil ekspedisi hingga sepeda motor mengular parah hingga hampir mencapai satu kilometer.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

DP2KBP3A Badung Dorong Sampah Jadi Produk Kreatif Bernilai Jual

balitribune.co.id | Mangupura - Sampah tak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi jika diolah menjadi produk kreatif. Peluang ini didorong Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung melalui pelatihan pengolahan sampah bagi perempuan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.