Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transaksi Berjalan PT Pegadaian Menunjukkan Performa Prima

Bali Tribune/Made Mariawan
balitribune.co.id | Denpasar - Pertumbuhan bisnis Pergadaian hingga Mei 2019 menurut Humas PT Pegadaian Kantor Wilayah Denpasar, Made Mariawan dikatakan tumbuh positif, hal ini ditandai meningkatnya Out Standing Loan (OSL) yang melampaui target yang diproyeksikan perusahaan. "Target kita Rp4,302 triliun, namun hingga Mei 2019 sudah mampu melebihi yaitu Rp4,399 triliun. Ada peningkatan sekitar 102,25 persen," ucapnya dari Denpasar, Senin (10/6).

Meskipun  melampaui apa yang diproyeksikan, namun jika dilihat dari produknya, sesuai trendnya dari tahun ke tahun ada sedikit penurunan terutama di produk gadai yang diakibatkan hari besar, seperti hari raya Idul Fitri 1440H yang lalu. Pasalnya, mereka biasanya menebus barangnya untuk digunakan saat hari raya. "Kondisi ini akan kembali pulih, seiring dengan baliknya para pemudik. Apalagi mereka juga kembali perlu modal kerja untuk usaha mereka ataupun biaya sekolah," sebut Mariawan. 

Mariawan juga merasa optimis target yang ditetapkan perusahaan akan tercapai hingga akhir tahun 2019. Keyakinan itu juga ditunjukkan dari jumlah nasabah yang trendnya meningkat. "Target kita 1,2 juta nasabah, namun dalam transaksi hingga Mei 2019, mencapai 1,264 nasabah, sudah 98,5 persen. Kita optimis hingga akhir tahun, target itu akan terlampaui," tukasnya.

Pihaknya saat juga mendorong bagaimana produk mereka yaitu Tabungan Emas berjalan sesuai dengan rencana. Meskipun tergolong produk baru tapi paling tidak masyarakat faham jika saat ini Pegadaian sudah merambah pula ke bisnis investasi. "Kan selama ini masyarakat tahunya pegadaian hanya memiliki bisnis gadai, tapi sekarang sudah berkembang masuk ke bisnis mikro, juga investasi," ucapnya sembari menjelaskan tabungan emas ini merupakan jual beli logam mulia yang dilakukan secara tunai ataupun kredit. 

Kedepannya PT Pegadaian akan menyasar kaum milenial yang masih memiliki potensi besar. Apalagi saat ini menurut Mariawan, kaum milenial enggan menggunakan perhiasan emas, tapi lebih memilih investasi dalam bentuk tabungan emas. "Segera kita akan lakukan roadshow untuk memberikan literasi kepada generasi milenial sebagai bagian dalam meraup pasar yang ada," tutupnya. /Uni

 

wartawan
Arief Wibisono
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.