balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.
Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengonfirmasi terjadinya kecelakaan maut di wilayah Banjar Yeh Bakung tersebut.
“Satu korban selamat yakni sopir dan satu orang meninggal dunia,” ujar Wiwik pada Kamis (1/10/2026).
Korban selamat dalam insiden ini merupakan pengemudi truk kontainer atas nama Aris Sagita (33), pria asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sopir tersebut mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan langsung dibawa ke Puskesmas Selemadeg Barat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, korban meninggal dunia atas nama Ferry Aprianto (29), warga asal Kota Surabaya, Jawa Timur. Pria tersebut mengalami pendarahan pada bagian kepala yang diduga menjadi pemicu korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian, peristiwa ini terjadi saat truk kontainer melaju dari arah Gilimanuk. Ketika tiba di lokasi kejadian, mendadak muncul kendaraan lain dari arah berlawanan.
“Saat tiba di TKP (tempat kejadian perkara) diduga ada sebuah mobil boks yang menyalip dari arah Denpasar,” terang Wiwik.
Kemunculan mobil boks yang belum diketahui identitasnya tersebut membuat sopir truk refleks banting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan. Namun, manuver dadakan yang tidak terkendali membuat truk menabrak pembatas jembatan hingga terperosok terjun ke jurang.
Kasus kecelakaan maut di Selemadeg Barat tersebut kini telah ditangani oleh aparat kepolisian setempat. “Saat ini (kejadiannya) sedang ditangani Unit Penegakkan Hukum Satlantas Polres Tabanan,” pungkas Wiwik.