Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tutup FESTA II Tahun 2026, Bupati Sanjaya Apresiasi Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya

pesta
Bali Tribune / PESTA - Bupati Tabanan Sanjaya didampingi Wakil Bupati I Made Dirga menutup secara resmi Festival Kecamatan Tabanan (FESTA) II yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Gedung Kesenian I Ketut Maria pada Sabtu (6/6/2026)

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., menghadiri sekaligus menutup secara resmi acara seremonial Festival Kecamatan Tabanan (FESTA) II yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria pada Sabtu (6/6) tersebut berlangsung meriah dan turut dihadiri oleh Cokorda Anglurah Tabanan, perwakilan jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, pimpinan instansi vertikal, para camat se-Kabupaten Tabanan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sanjaya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada generasi muda, khususnya Sabha Yowana Desa Adat se-Kecamatan Tabanan, atas semangat, kreativitas, dan dedikasi mereka dalam menyelenggarakan FESTA Tahun 2026. Menurutnya, inisiatif tersebut menjadi bukti nyata komitmen generasi muda dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan nilai-nilai seni, budaya, dan tradisi yang menjadi jati diri masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya tersebut, dalam kesempatan itu turut ditampilkan tari klasik karya Maestro Tari I Ketut Maria, seniman asal Tabanan, yakni Tari Teater Pangkung. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan FESTA II sekaligus menjadi wujud nyata upaya menghidupkan kembali warisan seni budaya daerah. Terkait hal tersebut, Sanjaya mengapresiasi pelaksanaan festival yang turut mengangkat kembali potensi seni dan kearifan lokal Tabanan.

Sanjaya juga menyerahkan Penghargaan Pramana Patra Abdi Winangun serta penghargaan kepada para pemenang Lomba Musatwa Bali. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pelestarian nilai-nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal Bali. Melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Tabanan, baik dari segi tradisi maupun seni budaya, Sanjaya menilai pentingnya berbagai event dan festival sebagai media untuk mengangkat kembali tradisi serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat.

Menurutnya, Tabanan memiliki banyak tokoh dan seniman berbakat yang telah melahirkan berbagai karya seni bernilai tinggi. Oleh karena itu, diperlukan ruang dan kesempatan yang memadai agar karya-karya tersebut tetap hidup, dikenal, serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Sanjaya juga mendorong agar setiap kecamatan terus mengembangkan festivalnya masing-masing sebagai wadah untuk menampilkan potensi daerah sekaligus memperkenalkan kembali berbagai warisan budaya yang pernah berkembang di masa lalu kepada masyarakat masa kini.

“Kalau tidak pernah diperjuangkan tidak pernah diberikan ruang dan waktu untuk mereka tampil siapa yang akan tahu begitulah ibaratnya maka dari itu saya sampaikan apapun yang kita miliki kearifan lokal itu tampilkan berikan ruang dan waktu sehingga itu menjadi produk warisan budaya kita sehingga juga ketika kita buat festival budaya untuk memperkenalkan semua kearifan lokal yang kita miliki”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi semata, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai budaya, karakter, serta kehidupan sosial masyarakat yang harmonis. Kehadiran FESTA dinilai menjadi bagian penting dalam upaya membangun Tabanan yang maju dan berkembang, namun tetap berakar kuat pada adat, budaya, tradisi, dan kearifan lokal.

Melalui pelaksanaan FESTA 2026, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda budaya yang berkelanjutan, memberikan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk berekspresi, sekaligus menjadi potensi pengembangan perekonomian dan pariwisata daerah. Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya leluhur, FESTA diharapkan mampu terus mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Tabanan serta memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

wartawan
KSM
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.