Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Unud Gelar Sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah

Bali Tribune / BEASISWA - Sosialisasi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentang memanfaatkan bantuan biaya hidup untuk keperluan penunjang kegiatan akademik secara daring melalui aplikasi Cisco Webex, Kamis (11/8).

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Udayana (Unud) melalui Biro Kemahasiswaan menggelar Sosialisasi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentang memanfaatkan bantuan biaya hidup untuk keperluan penunjang kegiatan akademik (perkuliahan) secara daring melalui aplikasi Cisco Webex, Kamis (11/8). Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana dan dihadiri oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi/KIP Kuliah angkatan 2019, 2020, 2021, dan 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil evaluasi program KIP Kuliah di Universitas Udayana tahun 2021/2022 pada tanggal 15 Juni 2022. Narasumber yang hadir dalam sosialisasi ini adalah drh. I Made Kardena, S.KH., M.VS. selaku Ketua Unit Pengembangan Beasiswa Universitas Udayana.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai dengan Undang-Undang nomor 12 tahun 2012 telah mengamanatkan kepada pemerintah mewujudkan keterjangkauan dan pemerataan yang berkeadilan dalam memperoleh pendidikan tinggi yang bermutu dan relevan. Oleh karena itu dikeluarkan Permendikbud No. 10 tahun 2020 tentang program Indonesia Pintar yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi baik itu penyandang disabilitas, pemegang KIP atau mahasiswa yang kurang mampu dalam hal ekonomi.

"Saya sangat berharap kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah agar digunakan beasiswa ini sebaik mungkin sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh pemerintah sehingga beasiswa ini betul-betul tepat sasaran bisa digunakan untuk menunjang perkuliahan kalian", ujar Prof. Ngakan.

Selain meningkatkan hardskill dari perkuliahan juga tingkatkan softskill baik itu dengan kegiatan-kegiatan berorganisasi, pengembangan diri, berprestasi, ikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tentunya melalui kegiatan-kegiatan softskill tersebut banyak hal yang bisa didapatkan sehingga setelah lulus akan memiliki wawasan dan kompetensi lebih dan siap terjun ke dunia kerja.

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

 
wartawan
ARW
Category

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.