Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usai Dilantik Koster - Giri Nyatakan Siap Realisasikan Program "Nangun Sat Kerthi Loka Bali"

Bali Tribune / Gubernur Bali terpilih Wayan Koster

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali terpilih Wayan Koster mengumumkan bahwa dirinya bersama wakilnya, Nyoman Giri Prasta, akan dilantik pada Kamis, 6 Februari 2025, di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menjadi awal resmi masa jabatan pasangan yang memenangkan Pilgub Bali pada November lalu. 

"Setelah pelantikan, keesokan harinya, 7 Februari 2025, kami akan melakukan serah terima jabatan di Bali," kata Koster saat memberikan keterangan pers di Kantor PDIP Bali, Jumat (24/1). 

Koster menegaskan, setelah serah terima jabatan, mereka akan langsung bergerak cepat merealisasikan program-program unggulan untuk mendukung visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali". Visi ini dirancang untuk mewujudkan Bali Era Baru melalui pembangunan semesta berencana yang menyeluruh. 

Menurut Koster, periode kedua kepemimpinannya bersama Giri Prasta sangatlah strategis. Masa pemerintahan 2025–2030 akan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Bali hingga 100 tahun mendatang. 

"Keberhasilan lima tahun ke depan akan menjadi penentu jalan pembangunan Bali hingga tahun 2125. Jadi, tidak ada pilihan lain selain sukses," ujar Koster. 

Program yang menjadi prioritas segera, atau disebut sebagai program super prioritas, meliputi: Pengelolaan Sampah – Mengatasi permasalahan sampah yang terus meningkat. 

Penanganan Kemacetan dan Transportasi Publik – Meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan wisatawan. Pengadaan Air Bersih – Fokus di wilayah Karangasem dan Buleleng untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 

Air bersih, lanjut Koster, adalah kebutuhan vital bagi masyarakat Bali, khususnya untuk menunjang kehidupan sehari-hari dan industri pariwisata. “Kita sudah mengidentifikasi titik sumber air. Langkah berikutnya adalah memproduksi dan mendistribusikannya ke masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya. 

Selama menjabat sebagai Gubernur Bali periode 2018–2023, Koster telah menciptakan sejumlah legacy monumental. Begitu pula Nyoman Giri Prasta, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Badung selama dua periode, telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bali. 

Kini, pasangan Koster-Giri terus bekerja dengan pendekatan "Gercep" (Gerak Cepat), "Geber" (Gerak Bersama), dan "Gaspol" (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja). Langkah ini memastikan bahwa program prioritas sudah dirancang dan siap dijalankan begitu mereka resmi dilantik. 

“Kami sudah bekerja sejak jauh hari, sehingga setelah dilantik, kami langsung gaspol menjalankan program-program strategis untuk Bali,” tutup Koster.

wartawan
ARW

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.