Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Suiasa Hadiri Upacara Nyatur Pecaruan Rsi Gana di Pura Kayangan Jagat Dalem Solo Desa Adat Sedang.

Bali Tribune/Wabup Suiasa menghadiri pelaksanaan upacara Nyatur Pecaruan Rsi Gana di Pura Kayangan Jagat Dalem Solo Desa Adat Sedang, Kecamatan Abiansemal, Rabu (11/12).

balitribune.co.id | Mangupura, - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pelaksanaan upacara Nyatur Pecaruan Rsi Gana, Melaspas Purana (sejarah pura dalem solo) dan pewintenan pemangku yang dipuput oleh Ida Pedande Girya Tegeh Angantaka, bertempat di Pura Kayangan Jagat Dalem Solo Desa Adat Sedang, Kecamatan Abiansemal, Rabu (11/12). Pura Kayangan Jagat Dalem Solo diempon oleh  50 rumah dengan jumlah KK sebanyak 150. Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Dinas Kebudayaan I.B Arjana, Bendesa  Adat Sedang I Made Bujastra, Perbekel Desa Sedang  I Gede Putu Natih beserta seluruh masyarakat setempat.
Wabup. Suiasa dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus bertatap muka dengan masyarakat Kabupaten Badung dalam upacara keagamaan seperti saat ini di Desa Adat Sedang."Kehadiran Pemerintah Kabupaten Badung di tengah-tengah masyarakat untuk menyaksikan upacara pewintenan pemangku yang baru sudah berjalan dengan baik. Kehadiran kami disini juga ikut mendoakan seluruh masyarakat badung beserta Kabupaten Badung agar mendapatkan kerahayuan untuk kita semua."kata Wabup. Suiasa.
Sementara itu manggala karya I Gusti Agung Ngurah Sumerta melaporkan upacara piodalam ini bertepatan dengan purnama ke enam pada rahina pagerwersi berupa upacara piodalan Nyatur, Upacara Rsi Gana, Melaspas Purana di Pura Kayangan Jagat Dalem Solo Desa Adat Sedang."Untuk hari ini dilaksanakannya upacara piodalan Nyatur secara langsung disertai dengan penganyaran pada rahina saniscara (14/12) yang akan mendatang."Kata  I Gusti Agung Ngurah Sumerta.
Lebih lanjut dikatakan Pura Kayangan Jagat Dalem Solo Desa Adat Sedang diempon oleh 4 banjar terdiri dari Br. Sedang, Br Aseman, Br Ratih, Br Samu Sigaran.
Dalam pelaksanaan upacara Nyatur Pecaruan Rsi Gana, Melaspas Purana  dan pewintenan pemangku, Wabup Suiasa melakukan persembahyangan bersama disertai menyerahkan dana aci sebesar Rp. 50 juta kepada manggala karya  I Gusti Agung Ngurah Sumerta disaksikan oleh seluruh masyarakat setempat.  
wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.