Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Sutjidra Sebut, Virus Varian Baru Ganas dan Infeksius, Jalur Pelayaran Perintis Sapeken-Celukan Bawang Dihentikan

Bali Tribune/. DIHENTIKAN – Jalur pelayaran perintis Sapeken - Celukan Bawang dihentikan. Inset: Made Oka

balitribune.co.id | Singaraja  - Kekhawatiran berkembangnya virus corona varian baru masuk ke wilayah Buleleng, jalur pelayaran perintis dari Pulau Sapeken menuju Celukan Bawang untuk sementara terhenti, menyusul ditemukannya 5 orang warga yang datang dari daerah yang diduga endemik varian baru Covid-19. 
 
Ke-5 orang itu datang dari Madura melalui pintu masuk Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak pada Minggu (20/6/2021) lalu. Ke-5 orang tertsebut sempat diisolasi dengan pengawasan sangat ketat. Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra membenarkan sejumlah pintu masuk Buleleng melalui jalur laut telah diawasi dengan ketat. Hal itu untuk menghindari adanya kemungkinan virus corona varian baru masuk ke wilayah Buleleng.
 
Selama ini Satgas Covid-19 Buleleng telah melakukan langkah antisipatif dengan pemeriksaan sangat ketat terhadap orang atau penumpang yang masuk melalui pintu Pelabuhan Celukan Bawang dan pelabuhan lainnya. “Kita sudah lakukan pola penyekatan ketat.Memang varian baru (Covid-19) ini sedang sangat tingginya di Jawa dan Madura.Varian baru ini sangat ganas dan infeksius,” ujar Sutjidra.
 
Atas kondisi itu, Sutjidra memastikan telah mempertebal pengamanan disejumlah pintu masuk Buleleng melalui jalur laut termasuk di Pelabuhan Celukan Bawang. Di Buleleng terdapat sejumlah pelabuhan rakyat yang menjadi lalu lintas alur orang dan barang. Terutama dari arah gugusan kepulauan Madura selain melakukan aktivitas ekonomi juga ingin mendapatkan akses kesehatan. “Memang banyak yang datang dari Sapeken, Madura dan tetap dilakukan pemeriksaan standar. Bagi yang non rekatif kita izinkan masuk dan yang reaktif dilakukan isolasi seperti yang terjadi pekan sebelumnya,” tandas Sutjidra.
 
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Celukan Bawang I Made Oka membenarkan pelayaran perintis dari dan ke Celukan Bawang sementara ini terhenti. Penghentian tersebut disebabkan kondisional dan bukan permintaan resmi dari lembaga resmi terkait. “Permintaan tertulis baik dari pemerintah daerah maupun Dirjen (Dirjen Perhubungan Laut) untuk menghentikan pelayaran perintis belum ada. Hanya saja kami diminta untuk melakukan pengawasan secara ketat,” ujar Made Oka.
 
Kendati demikian, kedatangan kapal perintis hingga kini belum terjadwal masuk ke Pelabuhan Celukan Bawang namun itu bukan berarti penghentian. Menurutnya, jika ada permintaan resmi agar ditutup sementara akan diteruskan kepada Dirjen Hubla selaku atasan. “Tentu jika ada permintaan untuk menutup sementara akan kami lakukan.Untuk sementara kita hanya bisa memperketat kedatangan kapal melalui aturan berlapis. Misalnya, sehari sebelum kapal datang kepada agen diminta untuk mengirimkan data kapal dan jumlah penumpang,” kata Made Oka.
 
Sementara itu, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng, Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan, S.STP, M.M, menyebut kasus terkonfirmasi baru sebanyak 24 orang tersebar di 8 kecamatan minus Kecematan Kubutambahan. Disebutkan, di Kecamatan Gerokgak dan Banjar terinfeksi masing-masing sebanyak 5 orang, di Kecematan Buleleng dan Sukasada masing-masing 4 orang, Kecematan Sawan 1 orang dan Kecematan Seririt, Busungbiu dan Tejakula masing-masing 1 orang. “Yang masih dalam perawatan sebanyak 118 orang dan 1 orang sudah dinayatakan negative (sembuh) dan 1 orang lagi kasus probable berasal dari Kecematan Seririt,” tandasnya. 
wartawan
Chairil Anwar
Category

Hari Ketiga, Rekayasa Lalin Ubud Mulai Tunjukkan Hasil

balitribune.co.id I Gianyar - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Ubud memasuki hari ketiga, Rabu (26/8/2026). Setelah sempat diwarnai kepadatan panjang pada hari pertama, arus kendaraan mulai menunjukkan perubahan dan terpantau lebih lancar. Apresiasi dan dukungan  masyarakat pun ditujukan kepada aparatur terkait dan diharapkan segera bersifat permanen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Pemuteran Desak Pemerintah dan DPR RI Segera Sahkan Undang-Undang Reforma Agraria

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Suka Makmur (SPSM) Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi bersama untuk menyuarakan kepentingan para petani,  pada Rabu (26/8/2026).  SPSM selama ini getol memperjuangkan hak atas tanah dan reforma agraria tanah pertanian di Desa Pemuteran.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2026, Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kepatuhan Penataan Kabel di Sanur Masih Rendah, Baru Tiga Operator Provider Kantongi Izin

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi atau provider kembali diminta mempercepat proses pemanfaatan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu-Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur, Denpasar Selatan oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Nunas Kajang dan Tirta Kawitan, Klian Pura Tangkas Koriagung Minta Semua Pihak Menahan Diri

balitribune.co.id I Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta meminta semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh polemik Kajang dan Tirta Kawitan yang melibatkan Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.