Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yayasan Dwijendra Dukung Penguatan Karakter Disiplin dan Transformasi Pendidikan Berbasis Kualitas SDM

pendidikan
Bali Tribune / Dukungan Yayasan Dwijendra dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Yayasan Dwijendra, Senin (29/6/2026) menegaskan komitmennya dalam mendukung setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah penguatan karakter kedisiplinan peserta didik sebagai fondasi dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Menurut Yayasan Dwijendra, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari akar persoalan atau hulu pendidikan. Perbaikan sumber daya manusia (SDM) dan sistem manajemen pendidikan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Selain itu, penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu dasar dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dinilai mampu menjadi instrumen untuk memetakan kemampuan akademik peserta didik secara lebih objektif. Dengan adanya standar akademik yang jelas, satuan pendidikan memiliki dasar yang kuat dalam melakukan proses seleksi sekaligus menjaga kualitas proses pembelajaran.

Yayasan Dwijendra juga menilai bahwa pelaksanaan SPMB perlu mempertimbangkan berbagai aspek secara proporsional, seperti hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), nilai rapor, domisili atau zonasi, usia, serta ketentuan lain yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Kombinasi indikator tersebut diharapkan mampu menghasilkan sistem penerimaan peserta didik yang lebih adil, transparan, dan tetap menjaga mutu pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial masyarakat. Menurunnya angka kelahiran di Bali yang berdampak pada berkurangnya jumlah peserta didik turut memberikan pengaruh terhadap berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif serta sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk menjawab tantangan tersebut.

Yayasan Dwijendra menekankan bahwa pengelolaan pendidikan harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari tata kelola satuan pendidikan, penguatan kurikulum, sistem zonasi, hingga pembangunan karakter yang berlandaskan nilai-nilai dalam keluarga sebagai pilar pendidikan pertama dan utama. Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, pemerintah, dan masyarakat.

"Keberhasilan pendidikan hanya dapat dicapai apabila peserta didik, keluarga, satuan pendidikan, dan pemerintah berjalan dalam satu visi yang selaras. Kolaborasi seluruh elemen tersebut menjadi kunci dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kedisiplinan yang tinggi," jelasnya pihak Yayasan.

Sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan, Yayasan Dwijendra juga mendukung dilakukannya evaluasi terhadap implementasi Kurikulum Tahun Ajaran 2025/2026 sebagai dasar penyempurnaan Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman, perkembangan teknologi, serta tuntutan dunia kerja.

Indikator keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari keberhasilan lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun dunia kerja, yang didukung oleh karakter disiplin dan kompetensi yang kuat. Oleh karena itu, komitmen kepala sekolah, guru, serta seluruh tenaga kependidikan menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Yayasan Dwijendra juga menegaskan bahwa guru merupakan tenaga pendidik, bukan sekadar tenaga pengajar. Peran guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai moral, membimbing peserta didik, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, seluruh visi dan misi lembaga pendidikan diharapkan mampu diterjemahkan secara selaras dengan visi pembangunan pemerintah, sehingga arah kebijakan pendidikan dapat berjalan secara sinergis dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui komitmen tersebut, Yayasan Dwijendra terus mendukung transformasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu, penguatan karakter, pengembangan SDM, serta tata kelola pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.

wartawan
ARW
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.