Tak Ada Pasokan Kapuk, Pengrajin Kasur Alih Profesi
Pasma menunjukkan jenis kain yang dulunya digunakan untuk membuat kasur kapuk.
Bangli, Bali Tribune
Hampir empat tahun lebih, I Nengah Pasma (53) harus menanggalkan profesinya sebagai pembuat kasur. Hal itu terpaksa ia lakukan karena tak lagi mendapatkan pasokan bahan baku dari Jawa. Padahal, dulu ia terbilang sukses dengan pekerjaannya ini.