Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hilang 14 Hari, Lansia Asal Beraban Ditemukan Tewas di Semak-Semak

jenazah
Bali Tribune / IDENTIFIKASI - Polisi melakukan identifikasi pada lokasi penemuan jenazah lansia di Banjar Batugaing Kelod, Desa Beraban, Kediri yang sempat dilaporkan hilang selama 14 hari

balitribune.co.id | Tabanan - I Ketut Sadra (71), seorang lansia yang sempat hilang misterius selama 14 hari usai pamit mencari pakan ternak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad warga Banjar Batugaing, Desa Beraban ini ditemukan membusuk di sebuah lahan kosong di wilayah Banjar Batugaing Kelod, Kecamatan Kediri, Minggu (14/6/2026).

Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, warga setempat sedang melaksanakan kegiatan ngayah untuk persiapan upacara piodalan di Pura Dalem Lebah. Sejumla warga yang sedang ngayah tiba-tiba mencium aroma tidak sedap dari arah semak-semak. “Kebetulan warga hendak mempersiapkan pelaksanaan piodalan. Seorang di antaranya atau saksi mencium bau busuk,” ujar Budiawan.

Setelah ditelusuri, warga menemukan korban sudah dalam kondisi mengenaskan di balik rimbunnya semak-semak. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk proses identifikasi awal. “Iya. Jenazah (itu) merupakan lansia yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami kerusakan parah akibat proses pembusukan. Selain itu, korban ditemukan tanpa busana di lokasi kejadian. “(Kondisinya) dalam keadaan telanjang dan membusuk,” imbuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan medis di RS Singasana, jasad korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 36 jam sebelum ditemukan. Tim medis menemukan adanya larva pada seluruh tubuh serta bagian tengkorak belakang yang mulai terlihat. “Diperkirakan meninggal lebih dari 36 jam, namun penyebab kematiannya belum bisa dipastikan,” ujar Budiawan membeberkan kesimpulan dari tim medis.

Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat sakit jantung dan masalah kulit. Selain faktor kesehatan fisik, faktor usia juga membuat korban sering mengalami disorientasi saat beraktivitas. “Sehari-harinya, korban sering linglung dan lupa ingatan,” ungkapnya.

Terkait peristiwa ini, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai sebuah musibah. Karena itu, pihak keluarga secara resmi menolak dilakukannya prosedur autopsi lebih lanjut terhadap jasad korban. “Sebagai catatan, keluarga korban menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak melaporkan ke ranah hukum dan menolak dilakukan otopsi (bedah mayat),” pungkasnya.

wartawan
JIN
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.