Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Remaja di Jembrana Delkarasikan Anti Hoax

DEKLARASI - Puluhan remaja di Jembrana mendeklarasikan Gerakan Anti Hoax, Minggu (23/8).

BALI TRIBUNE - Tanpa diimbangi pengusaan informasi dan pengetahuan yang benar, kalangan remaja sebagai pengguna gawai aktif rentan ikut menyebarkan hoax (berita bohong) di dunia maya. Kalangan remaja harus sejak dini diberikan pemahaman mengenai penyeberluasan informasi didunia maya sehingga tidak hanya ikut-ikutan menyebarkan (repost dan share).  Kordinator Gerakan Remaja Jembrana Anti Hoax, Ni Putu Adela Prianti di sela-sela acara Deklarasi Remaja Jembrana Anti Hoax di Gedung PGRI Kabupaten Jembrana, Minggu (23/8), mengatakan saat ini hampir seluruh remaja di Jembrana merupakan pengguna gawai katif yang terhubung dengan dunia maya melalui internet. Menurutnya, selama ini kalangan remaja sangat minim pemahamannya mengenai penyebarluasan berita bohong yang menyebar dengan cepat melalui dunia maya yang terkadang juga berdampak negative. “Dengan kecanggihan teknologi, kalangan remaja setiap saat berinterkasi melalui dunia maya. Sebagai pengguna gadget aktif, mereka dengan mudah mendapatkan informasi melalui akun media sosial dan aplikasi (chating) digenggaman mereka. Tapi tidak sedikit informasi yang mereka peroleh dan akses pada gadget merak justru informasi hoax yang sengaja disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk tujuan-tujuan negatif” paparnya. Berita bohong yang menyebar melalui media sosial diakuinya memang tidak sedikit juga yang didalamnya mengandung unsur SARA, finah dan ujaran kebencian yang justru dapat memecah belah  persatuan bangsa Indonesia. Namun kalangan remaja dengan kecanggihan teknologi yang mereka kuasi justru masih minim informasi dan pengetahuan mengenai berita bohong yang menyebarluas melalui dunia maya.  Menurut Ketua Harian Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana ini, para pelaku penyebaran hoax melalui dunia maya saat ini justru mengkemas berita bohong dengan berbagai bentuk dan gaya agar menarik untuk diakses bagi kalangan remaja. Selama ini para remaja yang tidak mengetahui mengenai informasi hoax yang mereka akses juga dengan mudahnya mereka bagikan melalui akun media sosial yang dimiliki tanpa terlebih dahulu mencari kebenaran atas informasi tersebut. “Sering kita jumpai di media sosial atau chating, remaja sangat mudah untuk membagikan kiriman orang lain hanya dengan repost atau share saja, tapi apakah informasi yang mereka ikut sebarluasakan karena mereka anggap menarik itu benar atau bohong, sangat jarang mau mencari kebenarannya. Disinilah peranan generasi muda untuk tidak mudah membagikan kiriman orang lain begitu saja karena sangat berbahaya,” ujarnya. Sehingga menurutnya selain pengawasan penggunaan media soasial oleh orang tua dan keluarga, juga sangat penting edukasi dikalang remaja agar tidak dengan mudah menyebarkan informasi yang menyebarluas di duania maya dari sumber-sumber yang tidak jelas.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click

Pelantikan Dua PAW Anggota DPRD Gianyar Ditarget Oktober

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah prosesi Pengabenan berjalan Proses Pergantian antar Waktu ( PAW)  dua anggota DPRD Gianyar langsung berproses. Alm IGN Yasa digantikan I Made Wardana dan Alm I Wayan Gede Sudarta digantikan I Kadek Era Sukadana. Pelantikan dan pengambilan sumpah ditarget bulan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.