Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PON XX/2020 Papua, KONI Hanya Akan Kirim Atlet Berpotensi Raih Medali

Bali Tribune/ Ketut Suwandi
balitribune.co.id | Denpasar - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali hanya akan mengirim atlet yang berpotensi meraih medali pada PON XX/2020 Papua. Itu artinya, atlet yang berperingkat lima ke atas saat prakualifikasi PON atau Pra-PON, tidak akan dikirim ke event olahraga paling akbar Tanah Air itu.
 
“Kami menginginkan atlet yang lolos ke PON Papua yakni mereka yang siap meraih medali, berarti seperti sekarang contohnya yang lolos ke PON Papua, untuk cabang olahraga (cabor) tarung derajat yakni 4 besar, ya pasti akan dikirim,” tutur Suwandi, Minggu (23/6).
 
Meski demikian lanjutnya, semuanya masih tetap bakal dibicarakan lagi untuk mencapai kesepakatan dengan para cabor. Memang yang lolos ke PON nanti disesuaikan dengan aturan cabor bagi atlet berapa besar yang lolos ke PON Papua.  
 
Ada beberapa faktor yang menjadikan pihaknya hanya akan mengirim atlet potensi medali ke Papua. Pertama, lanjut dia, keterbatasan akomodasi di Papua, mahalnya biaya transportasi dari dan ke Bali-Papua. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anggaran Pemprov Bali.
 
Dia mengatakan, kelolosan tidak seperti saat PON XIX/2016 Jawa Barat (Jabar)  dimana masuk 8 besar atau 12 besar yang lolos. Buktinya sekarang basket yang lolos hanya yang tembus 5 besar.
 
“Jadi di PON Papua tidak ada istilah KW-KW tapi survival atau prestasi. Tapi tidak semuanya mengikuti aturan itu juga. Seperti contohnya ada cabor yang tidak saya sebutkan cabor apa, ada yang aturannya lolos 8 besar dan Bali di posisi 8 besar itu, apakah itu dikirim? Artinya kan bakal sulit untuk mengejar medali,” terang Suwandi.
 
Disebutkannya, persaingan di Papua nanti dalam perebutan posisi atau ranking akan lebih ketat. Contohnya di PON Riau saja, Banten posisinya ada di posisi 21, tapi di PON Jawa Barat lalu bercokol di posisi ranking 12. Padahal Banten memiliki efisiensi dan hemat biaya karena Banten dekat dengan Bandung di PON Jabar, dan hanya mengirimkan atletnya yang masuk 5 besar saja di Pra-PON,” tegas mantan Ketua KONI Badung itu.
 
“Dengan demikian, kalau Bali nanti menetapkan aturan lolos lebih ketat maka bakal menciptakan semangat berjuang yang tinggi juga terhadap para atlet. Apalagi pak Gubernur juga meminta kepada saya, bagaimana kualitas itu diutamakan,” tutup Suwandi.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.