balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 19 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba resmi dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, Sabtu (8/8/2026) malam.
Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. secara langsung melepas para peserta. Tahun ini, peserta terbagi dalam dua kategori, yakni 14 regu pelajar dan 5 regu umum. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan yang didanai melalui APBD Kabupaten Buleleng 2026 ini menjadi salah satu agenda untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme generasi muda.
Sutjidra mengatakan perjuangan kemerdekaan tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, momentum HUT RI harus menjadi pengingat atas pengorbanan para pahlawan sekaligus mendorong generasi muda mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
“Peristiwa bersejarah yang diproklamasikan 81 tahun lalu hendaknya tidak sekadar menjadi seremonial biasa, melainkan momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme di tengah masyarakat,” tegas Sutjidra.
Ia juga mengajak para pemuda menjadikan gerak jalan sebagai bagian dari proses membangun kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental.
“Kami mengajak seluruh pemuda untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar dan kedisiplinan yang dilandasi semangat Jiwa 45, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera berlandaskan kearifan lokal Tri Hita Karana,” tutur Sutjidra.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Gerak Jalan 45 Km, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P., mengatakan panitia menyiapkan hadiah sekaligus dana pembinaan dengan total mencapai Rp405 juta.
“Hadiah total yang diperebutkan dalam lomba gerak jalan 45 Km Tingkat Dewasa Putra tahun ini, termasuk dana pembinaan, adalah sebesar Rp405.000.000,- (Empat Ratus Lima Juta Rupiah),” ungkap Putu Ariadi Pribadi.
Para peserta harus menaklukkan rute sejauh 45 kilometer yang terbagi dalam tiga etape. Perjalanan dimulai dari Celukan Bawang, kemudian melewati Seririt dan kawasan Pantai Lovina, sebelum berakhir di depan GOR Bhuwana Patra Singaraja.
Sebelum melepas peserta, Bupati Sutjidra mengingatkan seluruh regu untuk menjaga stamina dan tetap mengedepankan sportivitas selama perlombaan.
Peserta dengan nomor dada 1 dari SMAN 1 Seririt menjadi regu pertama yang diberangkatkan melalui kibasan bendera start oleh Bupati Sutjidra. Sementara Pasikian Yowana Kecamatan Kubutambahan dengan nomor dada 19 menjadi regu terakhir yang meninggalkan garis start.
Dengan jarak 45 kilometer dan rute yang menantang, lomba ini tak hanya menjadi ajang adu ketahanan fisik, tetapi juga panggung untuk menunjukkan disiplin, kekompakan, dan semangat perjuangan generasi muda Buleleng.