Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Imlek, Ratusan Pratima Budha Dibersihkan Gunakan Minyak Cendana dan Gaharu

Bali Tribune/Bersihkan Arca - Sejumlah umat saat melakukan pembersihan arca Budha di Vihara Griya Kongco Dwipayana, Jalan Tanah Kilap, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu (19/1).
balitribune.co.id | DenpasarVihara Griya Kongco Dwipayana, Jalan Tanah Kilap, Desa Pemogan, Denpasar Selatan mulai bersiap untuk  menyambut tahun baru Imlek 2471 yang jatuh pada hari Sabtu (25/1) mendatang. Salah satunya dengan membersihkan ratusan arca Budha yang ada di Vihara  tersebut, Minggu (19/1). 
 
Ratu Mangku Vihara Griya Konco Dwipayana Tanah Kilap Denpasar, Ida Bagus Adnyana mengatakan, ratusan arca tersebut sengaja dikeluarkan untuk dibersihkan sebelum proses penyambutan tahun baru Imlek 2471. 
 
 
Untuk saat ini, Atu Mangku mengatakan persiapan yang dilakukan menjelang Imlek yakni membersihkan arca. Selain itu juga gedong dan lingkungan juga dibersihkan agar suasana juga semakin bersih sejuk untuk mengawali hati yang bersih saat melaksanakan persembahyangan. Pembersihan tersebut dilakukan seperti tahun sebelumnya. Dimana seluruh arca budha harus dikeluarkan terlebih dahulu. 
 
Setelah itu, arca dibasuh dengan air kumkuman. Setelah kering baru dipoles dengan minyak kayu cendana atau minyak kayu Gaharu. "Ini kami bersihkan memamg setiap tahun dan wajib menggunakan minyak kayu cendana atau bisa dengan minyak kayu gaharu. Karena harumnya tahan lama dan ini memang wajib digunakan karena cendana itu memiliki makna spesial," jelasnya. 
 
 
Menurut Atu Mangku, prosesi menjelamg Imlek sudah dimulai sejak tanggal 18 Januari 2020 kemarin dengan melakukan pengantar dewa yang dilakukan pukul 23.00 Wita. Setelah itu baru dilakukan pembersihan, pemasangan umbul-umbul, dan pemasangan lampion. Lampion nantinya kata dia akan terpasang sekitar 300an buah lampion hingga ke tepian danau. 
 
Setelah itu baru akan dilaksanakan penyambutan tahun baru imlek dengan berdoa bersama seluruh umat yang dimulai pukul 00.00 Wita. "Setelah pergantian tahun, tanggal 25 Januari 2020 dilanjutkan dengan acara cap gomeh," ujarnya. 
 
Sementara terkait pemaknaan tahun baru Imlek 2471 yang merupakan tahun tikus, pihaknya mengaku sejatinya masyarakat tionghoa banyak yang beranggapan tahun yang kurang bagus. 
Namun, dia mengatakan tahun tikus tersebut harus dimaknai dengan baik bagi umat manusia. "Walaupun dianggap kurang bagus, namun seluruh umat harus mawas diri dengan hal tersebut meskipun merasa benar dan diimbangi dengan sembahyang dan berdoa. Tetap mawas diri, jadi tahun ini dianggap kurang baik, tetapi kurang baik itu harus seimbangkan dengan sembahyang dan berdoa," jelasnya.
wartawan
Wayan Sudarsana

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.