Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghilang dari Areal Pasar, Pedagang Bermobil Menyasar Wilayah Perdesaan

Bali Tribune/ PENERTIBAN - Petugas perketat penertiban, pedagang bermobil jemput konsumen ke desa.

Balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya pelanggaran parkir, pedagang bermobil yang kerap memicu kemacetan di pagi hari di depan Pasar Ubud juga mulai menghilang.  Menurunnya pelanggaran pedagang bermobil ini terjadi lantaran pembatasan jam buka tutup pasar tradisional yang dijaga ketata aparat. Menyiasati itu, pedang bermobil melihat celah  baru dengan sistem jemput konsumen di perdesaan. Kasatpol PP Kabupaten Gianyar I Made Watha ditemui di sela penertiban di Pasar Ubud, Selasa (28/4) pagi, mengungkapkan, di awal-awal diberlakukannya peraturan jam buka tutup pasar tradisional, angka pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang bermobil masih mengalami kenaikan. Namun, seiring diberikan pemahaman oleh petugas maka saat ini angka pelanggaran sudah menurun. "Saat pembatasan jam buka tutup pasar tradisional mulai diberlakukan, angka pelanggarannya sempat naik, akan tetapi setelah beberapa waktu dan kami berikan arahan kepada mereka maka saat ini angka pelanggarannya sudah menurun," ungkapnya. Dikatakan bahwa ketika di awal-awal pemberlakuan jam buka tutup pasar tradisional diberlakukan di Kabupaten Gianyar, hanya sedikit pedagang bermobil yang mengetahui peraturan tersebut.  Seperti di halnya di Pasar Ubud yang kerap menuai sorotan masyarakat,  dikarenakan kebanyakan pedagang bermobil berasal dari luar daerah. Awalnya, pedagang inipun tetap menyesuaikan jam biasanya mereka datang yakni jam 03.00 wita. “Karena banyak yang tidak tau ada aturan tersebut diawal memang masih banyak pelanggaran, Akan tetapi secara perlahan setelah beberapa kali diperingatkan, mereka pun menyesuasaikan dan ada pula yang tidak lagi berjualan," ungkapnya. Terlebih dalam sepekan ini pelanggaran harus dikenakan tindakan tegas. Karena pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang bermobil tersebut  langsung ditindak karena melanggar Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang ketertiban umum. Demikian pula, penertiban ini juga terwujud lantaran sinergi petugasnya dengan pihak Desa Adat setempat, Satgas Covid-19, serta OPD terkait untuk memberikan himbauan kepada para pedagang maupun pembeli yang masih melakukan aktivitas di pasar agar selalu mengikuti anjuran social distancing serta physical distancing. Wayan Laba, salah seorang pedang bermobil asal Bedulu, mengungkapkan, semenjak diberlakukan pembatasan jam buka dan tutup di pasar,  pendapatan pedagang bermobil khususnya sangat berpengaruh, karena secara otomatis mereka tidak lagi bisa berjualan di areal depan pasar. Menyiasati itu, Wayan Laba mencoba berjualan dengan sistem jemput konsumen. Pertimbangnnya,  semenjak wabah covid 19 ini, banyak pelangggan yang was-was ke pasar lantaran berdesak-desakan. “Banyak pelanggan yang tidak lagi ke pasar.Karena itu, saya jemput mereka di lingkunganya. Syukurlah  kami masih punya celah dn tidak dikejar-kejar petugas juga. Pedang bermabil lainnya juga banyak melakukan hal yang sama,” terang Wayan yang memilih berjualan di Banjar Tebeaya, Peliatan Ubud ini. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gaya Asyik AHM Edukasi Safety Riding 4.603 Mahasiswa Lewat "Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 4.603 mahasiswa yang dikemas dengan gaya khas anak muda sepanjang September 2026. Bersama seluruh jaringan main dealer sepeda motor Honda, para generasi muda diajak menjadikan aktivitas berkendara sebagai bagian dari perjalanan dalam mewujudkan mimpi dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Siapkan Kuliah Gratis 8 Semester untuk Keluarga Kurang Mampu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak dari keluarga kurang mampu dan keluarga petani.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah perkembangan ekonomi dan investasi di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Gianyar–Bongkasa, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.