Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebakaran Hutan Konservasi Ditemukan 14 Titik Api

Bali Tribune/ OLAH TKP - Petugas olah TKP kebakaran di kawasan hutan konservasi Gunung Batur Bukit Payang, Kintamani, Rabu (30/9).
Balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di hutan konservasi Gunung Batur Bukit Payang Blok Tungiran, Kecamatan Kintamani, Bangli, sejak Selasa (29/9). Kobaran api sempat padam, namun titik api kembali muncul pada Rabu (30/9). Pasca kebakaran, aparat kepolisian turun untuk melakukan olah TKP dan hasilnya ditemukan 14 titik api.
 
Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran di kawasan hutan Bukit Payang. Kebakaran tdiketahui terjadi sejak  Selasa sore oleh warga . Selanjutnya hal tersebut dilaporkan kepada pengelola kawasan hutan koservasi. "Petugas pengelola kasawan hutan langsung menghubungi pemadam kebakaran," ujarnya. 
 
Untuk memadamkan api diturunkan  2 unit damkar . Selain itu personel Polsek Kintamani, Polres Bangli, Kodim Bangli serta pengelola hutan konservasi. "Proses pemadaman hingga malam hari. Api akhirnya dapat dijinakan," jelasnya.
 
Kata AKP Sulhadi, kobaran api kembali muncul pada Rabu siang. Kembali dilakukanan proses pemadaman yang melibatkan personel gabungan. Selain itu  tim identifikasi di turunkan untuk melakukan olah TKP. “Proses olah TKP dibawah pengawasan langsung oleh Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan,” kata AKP Sulhadi
 
Proses olah TKP dilakukan sekitar pukul 10.10 Wita. Adapun dari hasil olah TKP ini diitemukan titik api yang sebanyak 14 titik. “Luas lahan yang terbakar kurang lebih 2 hekar,” sebut AKP Sulhadi.
 
Disinggung  pemicu kebakaran hutan , AKP Sulhadi mengatakan jika belum dapat dipastikan pemicu kebarakan tersebut. Disinggung soal kemungkinan ada kesengajaan kawasan hutan dibakar, AKP Sulhadi menegaskan dalam hal ini tidak boleh berandai andai, namun bekerja berdasarkan fakta. "Saat ini petugas masih melakuakn penyelidikan untuk mengetahui  penyebab kebakaran,” tegasnya. 
 
wartawan
Agung Samudra
Category

Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Berlaku Mulai 5 Agustus

balitribune.co.id | Negara - Pelabuhan pada lintas penyeberangan Gilimanuk–Ketapang kini bersiap menerapkan kebijakan sterilisasi secara penuh (go live) mulai Rabu (5/8/2026). Kebijakan ini diberlakukan secara serentak di enam pelabuhan utama di Indonesia, termasuk Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polresta Denpasar Bekuk Pengedar Narkoba, Sita 5 Senpi, 4 Airsoft Gun

balitribune.co.id | Denpasar - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar berhasil meringkus seorang pria berinisial Ade Ready MP (30) yang diduga menjadi pengedar narkoba. Tersangka ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan Kasuari, Gang Cempaka I, Banjar Semaga, Desa Penatih, Denpasar Timur, pada Sabtu (1/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Nelayan di Nusa Penida Diamankan Polres Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung mengamankan seorang pria berinisial IWA (53) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan tersebut ditangkap di kediamannya di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Apresiasi Wajib Pajak, Pemprov Bali Berikan "Traktiran" Spesial di Samsat Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kota Denpasar (Samsat Denpasar) meluncurkan program promosi khusus sepanjang bulan Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pertanian Organik Berkelanjutan, Burung Hantu Predator Pengendali Hama Tikus

balitribune.co.id | Gianyar - Upaya mengembangkan pertanian organik berbasis konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity) di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dilakukan dengan pemanfaatan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.